Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Greysia/Apriyani Gagal Tandingi Permainan Wakil Jepang di Laga Pertama BWF World Tour 2019

Greysia/Apriyani Gagal Tandingi Permainan Wakil Jepang di Laga Pertama BWF World Tour 2019 Kredit Foto: Instagram Greysia Poli
Warta Ekonomi, Guangzhou, China -

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih hasil kurang memuaskan di saat tampil di laga perdana BWF World Tour Finals 2019. Mereka gagal mengatasi perlawanan ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Bermain di Tianhe Gymnasium, Ghuangzhou, Rabu (11/12/2019) malam WIB, kedua pasangan bermain cukup ketat sejak awal gim pertama. Greysia/Apriyani mencoba meladeni permainan lawan yang cenderung bermain dengan tempo lambat.

Baca Juga: Lewat Rubber Game, Marcus/Kevin Benamkan Juara Bertahan Li/Liu di Depan Fans Tuan Rumah

Tidak banyak serangan yang dilancarkan kedua pasangan di gim pertama. Mereka hanya adu bola lob dan memainkan bola-bola panjang. Greysia/Apriyani yang sesekali inisiatif melakukan serangan beberapa kali berhasil mencuri angka hingga merebut gim pertama dengan 21-19.

Akan tetapi pada gim kedua, pasangan Indonesia justru seperti kehabisan tenaga. Alih-alih kembali meladeni permainan lawan, mereka justru beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Stamina yang terkuras di gim pertama sepertinya membuat Greysia/Apriyani sedikit kehilangan konsentrasi sehingga mereka harus merelakan kehilangan gim kedua dengan skor cukup jauh 5-21.

Baca Juga: Tekuk Rekan Senegara, Hafiz/Gloria Raih Hasil Manis di Laga Perdana BWF World Tour 2019

Kondisi sama terjadi di gim ketiga atau gim penentu. Fukushima/Hirota yang masih mengontrol stamina dengan baik mampu bermain lebih tenang. Gim ketiga pun kembali milik ganda putri Jepang dengan kemenangan 21-9.

Dengan kekalahan ini, Greysia/Polii harus berusaha keras untuk meraih kemenangan di laga selanjutnya agar peluang mereka untuk lolos ke semifinal tetap terbuka.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Muhammad Syahrianto