Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Telak! Jeff Bezos ke Kritikus: Hal Menakjubkan di Luar Angkasa Akan Menyelesaikan Masalah di Bumi

Telak! Jeff Bezos ke Kritikus: Hal Menakjubkan di Luar Angkasa Akan Menyelesaikan Masalah di Bumi Kredit Foto: Instagram/Jeff Bezos
Warta Ekonomi, Jakarta -

Orang terkaya di dunia, Jeff Bezos berbicara kepada para kritikus luar angkasa bahwa ia mengakui kritikus tersebut benar ketika berpendapat bahwa dia harus berinvestasi lebih banyak dalam membantu orang-orang di Bumi terlebih dahulu.

"Mereka sebagian besar benar. Kita harus melakukan keduanya," kata Bezos, yang memiliki kekayaan bersih sekitar USD206 miliar (Rp2.986 triliun).

Bezos mengakui bahwa ada masalah yang perlu dihadapi, tetapi penting juga untuk melihat masa depan.

Baca Juga: Miris! Jeff Bezos Kaya Raya, Karyawan Amazon Justru Nelangsa! Pipis di Botol hingga Keguguran...

Dilansir dari New York Post di Jakarta, Kamis (22/7/21) tujuan jangka panjang Blue Origin adalah untuk menjadi sangat baik dalam mengoperasikan perjalanan ruang angkasa sehingga seperti pesawat komersial.

“Jika kita bisa melakukan itu, kita akan membangun jalan ke luar angkasa bagi generasi berikutnya untuk melakukan hal-hal menakjubkan di sana, dan hal-hal menakjubkan itu akan menyelesaikan masalah di Bumi,” jelas Bezos.

Bezos mencatat bahwa Oliver Daemen, salah satu penumpang Blue Origin yang merupakan manusia termuda ke luar angkasa, dapat menjadi salah satu generasi yang diuntungkan oleh gelombang eksplorasi luar angkasa saat ini oleh perusahaan.

“Mungkin dia akan menemukan perusahaan luar angkasa yang menggunakan infrastruktur yang sedang dibangun generasi ini sekarang,” kata Bezos.

Penerbangan tersebu ttelah menjadikan Bezos sebagai miliarder kedua yang melakukan perjalanan luar angkasa. Sebelumnya Richard Branson terbang ke luar angkasa dengan perusahaannya, Virgin Galactic.

Sementara kemajuan dalam industri telah mengumpulkan kegembiraan di antara investor dan penonton. Kritikus telah melihat bahwa bisnis itu adalah contoh cemerlang dari ketidaksetaraan kekayaan di AS.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: