Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pulau Jawa Dominasi Penambahan Tempat Tidur, Satgas: DKI Jakarta Tambah 3.691, Jawa Timur 7.319

Pulau Jawa Dominasi Penambahan Tempat Tidur, Satgas: DKI Jakarta Tambah 3.691, Jawa Timur 7.319 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Satgas Covid-19 melaporkan perbandingan data jumlah tempat tidur pada 1 Mei 2021 lalu dengan 17 Agustus 2021. Perbandingan tersebut untuk menunjukkan perbedaan kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19 antara sebelum dan setelah lonjakan kasus terjadi.

Berdasarkan data yang dimiliki Satgas Covid-19, DKI Jakarta dan Jawa Timur menjadi provinsi yang paling banyak menambah ketersediaan tempat tidur. Dalam kurun waktu tiga bulan, DKI Jakarta menambah 3.691 tempat tidur menjadi total 17.379, sementara Jawa Timur menambah 7.319 tempat tidur sehingga total kapasitas tempat tidur menjadi 17.008.

Baca Juga: Pokoknya, Jokowi Nggak Perlu Minta Maaf Soal Covid-19, Nggak Perlu! Emang Dasarnya Apa?

"Kalau berdasarkan pulau, Pulau Jawa jumlah tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 kurang lebih kontribusinya 61,27% dari total keseluruhan tempat tidur yang ada di nasional," kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam keterangan pers perkembangan Covid-19 di kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu (18/8/2021).

Sementara kontribusi tempat tidur oleh pulau lain yaitu Sumatera (16,45%), Kalimantan (7,70%), Sulawesi (7,14%), Bali dan Nusa Tenggara (4,91%), serta Maluku dan Papua (2,54%).

Sementara itu, hal yang serupa juga terlihat dalam penambahan tempat tidur untuk ruang ICU. DKI Jakarta dan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penambahan tempat tidur ICU yang paling banyak secara nasional. Jawa Timur menambah 782 tempat tidur ICU menjadi 1.900, kemudian DKI Jakarta menambah 563 tempat tidur ICU menjadi total 1.674.

Adapun kontribusi tempat tidur ICU secara pulau adalah Jawa (65,53%), Sumatera (13,48%), Sulawesi (7,08%), Bali dan Nusa Tenggara (6,80%), Kalimantan (5,41%), serta Maluku dan Papua (1,69%).

Menurut Dewi, dominasi Pulau Jawa dalam penambahan jumlah tempat tidur sejalan dengan jumlah penduduk yang terbilang banyak. "Secara jumlah, Pulau Jawa ini yang paling banyak sesuai dengan jumlah penduduknya. Jadi memang kalau kita berbicara tentang kapasitas pelayanan kesehatan, tentu Pulau Jawa ini lebih dominan dan lebih siap," jelas Dewi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Alfi Dinilhaq

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: