Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Magna Investama (MGNA) Refinancing Kredit Entitas Anak Rp55,2 Miliar

Magna Investama (MGNA) Refinancing Kredit Entitas Anak Rp55,2 Miliar Kredit Foto: Freepik/Racool Studio
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melaporkan perubahan struktur pendanaan pada entitas anaknya melalui skema refinancing fasilitas kredit. Langkah ini dilakukan oleh PT Grha Swahita (GS) dengan melibatkan dua bank independen, yakni PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk dan PT Bank Ina Perdana Tbk.

Direktur Utama MGNA, Arianto Sjarief, mengungkapkan bahwa GS telah melunasi fasilitas kredit sebelumnya di Bank Panin Dubai Syariah.

Pelunasan tersebut dilakukan melalui mekanisme pengambilalihan fasilitas kredit (take over/refinancing) oleh Bank Ina Perdana. Nilai fasilitas kredit yang diperoleh GS dari Bank Ina Perdana mencapai Rp55,2 miliar.

Baca Juga: Ekonom Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh 10% pada 2026

"Transaksi refinancing ini dilakukan dalam rangka pengelolaan struktur pendanaan PT GS, guna menjaga keberlangsungan pembiayaan, meningkatkan efisiensi biaya dana, serta memperbaiki profil arus kas operasional entitas anak," ujar Arianto.

Ia memastikan bahwa langkah refinancing ini tidak berdampak negatif terhadap operasional maupun kelangsungan usaha Perseroan. Selain itu, transaksi tersebut juga tidak menimbulkan konsekuensi hukum yang merugikan.

"Transaksi material ini bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan," tutupnya.

Baca Juga: Marak Gagal Bayar, Reputasi Kredit Jadi Harga Mahal Kesalahan Finansial Gen Z dan Milenial

Untuk diketahui, PT Magna Investama Mandiri merupakan perusahaan pembiayaan yang berfokus pada segmen mobil bekas. Hingga saat ini, kegiatan operasional Perseroan ditopang oleh 29 kantor cabang dan perwakilan yang tersebar di sejumlah pulau utama di Indonesia, yakni Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Perseroan mengelola total aset lebih dari Rp600 miliar dengan dukungan lebih dari 600 sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan juga bermitra dengan lebih dari 400 dealer dan showroom mobil.

Dengan capaian tersebut, Perseroan menempati posisi sebagai perusahaan pembiayaan segmen menengah di antara lebih dari 120 perusahaan multifinance di Indonesia. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: