Rupiah dan Mata Uang Dunia Ketar-Ketir Hadapi Dolar AS, Ternyata Ini Biang Keroknya!

Rupiah dan Mata Uang Dunia Ketar-Ketir Hadapi Dolar AS, Ternyata Ini Biang Keroknya! Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Nilai tukar rupiah dan banyak mata uang dunia ketar-ketir mengadapi dolar AS pada perdagangan awal pekan ini. Melansir dari RTI, rupiah terdepresiasi sedalam -0,51% ke level Rp14.243 per dolar AS. Rupiah bahkan sempat jatuh lebih dalam hingga ke level Rp14.255 per dolar AS. 

Tak hanya itu, rupiah hari ini juga memerah signifikan atas dolar Australia (-0,58%). Dua mata uang Etopa turut menekan rupiah secara bersamaan, yakni euro (-0,37%) dan poundsterling (-0,49%). Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 22 November 2021: Stagnan Ya Buibu!

Nasib rupiah di Asia tak kalah nestapa. Menjadi yang terlemah di Asia, rupiah keok melawan won (-0,93%), yuan (-0,54%), dolar Hong Kong (-0,49%), yen (-0,42%), dolar Singapura (-0,40%), ringgit (-0,22%), dolar Taiwan (-0,16%), dan baht (-0,02%). Baca Juga: Daftar Lengkap Harga Emas 24 Karat per 22 November 2021

Pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi oleh sikap The Federal Reserve (The Fed), di mana inflasi telah memicu bank sentral AS itu untuk mempercepat tapering. Gubernur The Fed, Christopher Waller, telah menyerukan tapering pendahuluan untuk menolong pemetaan kebijakan moneter yang lebih ketat. Hal itulah yang memicu kenaikan dolar AS atas mata uang global.

Awal pekan ini, dolar AS berhasil mengungguli euro, poundsterling, dolar New Zealand, dolar Kanada, hingga franc. Sementara di Asia, dolar AS berhasil menumbangkan baht, dolar Singapura, yen, dolar Taiwan, dan dolar Hong Kong. 

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini