Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Teori China: Varian Omicron Masuk Beijing Diantar Tukang Pos

Teori China: Varian Omicron Masuk Beijing Diantar Tukang Pos Kredit Foto: AP Photo/Mark Schiefelbein
Warta Ekonomi, Beijing -

Otoritas kesehatan di Beijing menduga kiriman paket dokumen dari Kanada menjadi sumber penyebaran virus corona varian Omicron di ibu kota China itu.

Varian Omicron terdeteksi pada bagian luar, dalam, dan kertas surat dokumen itu, ungkap Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing kepada pers, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Jelang Libur Imlek, China Pasang Kuda-Kuda buat Hadapi Ledakan Covid-19

Menurut CDC Beijing, pasien Omicron yang dideteksi pada Sabtu (15/1/2022) baru saja mendapatkan kiriman paket melalui pos empat hari sebelumnya.

Paket pos tersebut dikirimkan dari Kanada pada Jumat (7/1/2022) melalui Amerika Serikat dan Hong Kong sebelum diteruskan kepada penerimanya di Beijing.

Berdasarkan studi epidemiologi, pengujian sampel yang dicurigai dan pelacakan, kemungkinan penularan Omicron di Beijing berawal dari kiriman pos internasional tidak dapat dikesampingkan, kata Deputi Direktur CDC Beijing Pang Xinghuo.

Menurut dia, kasus Omicron di Beijing mirip dengan yang terjadi di kawasan Amerika Utara dan Singapura pada Desember 2021.

Otoritas kesehatan Beijing mengesampingkan kemungkinan bahwa kasus tersebut berkaitan dengan kasus-kasus Omicron di beberapa kota di China lainnya. Pasien hanya memiliki kontak dengan paket dan halaman muka dokumen surat dari luar negeri, kata CDC.

Hasil pengujian pada 22 sampel yang berkaitan dengan surat menunjukkan Omicron terdeteksi pada dua sampel permukaan luar paket, dua sampel permukaan bagian dalam paket, dan delapan sampel kertas di dalamnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan