Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tanggapi Isu Kinerja Kabinet Jokowi Menurun, Erick Sebut Para Menteri Lakukan...

Tanggapi Isu Kinerja Kabinet Jokowi Menurun, Erick Sebut Para Menteri Lakukan... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir angkat bicara soal gosip yang menyebut kinerja Menteri Jokowi mulai melemah, seiring makin dekatnya Pilpres 2024. Terutama, para menteri yang merupakan utusan parpol atau mereka yang hendak nyapres.

Mereka disebut lebih banyak menjalankan manuver politik dengan turun ke akar rumput, ketimbang menjalankan tugasnya dengan baik.

Baca Juga: Tegas! Fahri Hamzah Minta Presiden Copot Menteri yang Sibuk Kampanye Capres

"Saya rasa, semua menteri turun ke bawah. Kalau Menteri Kesehatan turun ke desa, bicara mengenai vaksin, booster, atau hepatitis akut salah? Menteri BUMN turun ke pesantren. Bicara mengenai bank syariah dan peningkatan ekonomi umat, apakah salah? Saya turun ke desa, bicara soal PNM Mekaar yang anggotanya 12,7 juta ibu-ibu, apakah salah? Petani-petani ada Program Makmur, salah? Kemudian, juga ada kerja sama dengan Pak Mentan. Saat ini, Pak Mentan juga lagi turun ke desa agar pupuk dan bibit bisa lebih baik, apakah Pak Mentan salah?” beber Erick lewat pesan video yang diterima RM.id, Jumat (13/5).

Erick pun meminta publik, agar tak berpikiran sempit. Menurutnya, sebagai pembantu Presiden, para menteri memang ditugaskan untuk memastikan seluruh program pemerintah.

“Jadi, konteksnya seperti itu. Jangan kita terbelenggu dengan fitnah-fitnah, dan saling mencela. Kekuatan bangsa kita adalah gotong-royong, saling dukung-mendukung. Setuju?” kata Erick kepada rombongan Banser Nahdlatul Ulama (NU) yang berdiri di belakangnya.

Serentak, rombongan Banser pun menjawab: “Setuju!!”.

Erick pun kembali bertanya kepada Banser. “Kalau BUMN kerja sama dengan NU, dengan BUMNU, yang nyuruh siapa? Saya atau pemerintah?”.

Banser pun kembali menyahut dengan kompak: “Pemerintah”. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan