Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Utang Negara Indonesia Rp7.000 Triliun, Luhut: Masih Kecil

Utang Negara Indonesia Rp7.000 Triliun, Luhut: Masih Kecil Kredit Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan utang Indonesia sebanyak Rp 7.000 triliun masih terbilang kecil.

Hal itu disampaikan Luhut saat di acara Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (25/4).

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Dipercaya Atasi Minyak Goreng, Eh Anak Buah Prabowo Subianto Bilang Begini

“Ya utangnya memang Rp7.000 triliun tapi itu masih kecil, 41% dari PDB kita. Jadi enggak ada masalah. Dan kita salah satu utang yang terkecil di dunia ini," kata Luhut melalui akun YouTube GAMKI.

Luhut pun menantang para pengamat yang mengkritik jumlah utang negara pemerintahan Jokowi.

"Saya minta pada teman-teman GAMKI, selalulah bicara dengan data. Jangan pakai perasaan. Banyak pengamat itu asal ngomong aja, dia enggak lihat sumber datanya bener enggak," jelas Luhut.

Luhut pun meminta kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk berpegang pada data soal utang negara. Menurutnya, banyak pengamat yang asal ngomong soal utang tersebut.

Menko Luhut juga mengimbau masyarakat untuk jernih melihat persoalan utang negara.

Jangan sampai masyarakat salah terbawa mengenai jumlah utang tersebut, sebab menurut Luhut, utang itu masih terbilang kecil.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sejumlah indikator ekonomi tanah air pun kian membaik pasca-pandemi Covid-19.

Misalnya tingkat pengangguran yang turun hingga capaian dari realisasi investasi Indonesia.

"Banyak pengamat asal bunyi, asal nyinyir, itu suruh lihatin aja data utang negara kita diskusi," katanya.

Baca Juga: Teriak Lantang Soal Ruhut Sitompul dan Meme Anies, Mega: Berdoalah Dimaafkan, Baru Kami Hukum Adat!

"Makanya saya kadang-kadang suka nantang datang ke mari, bawa angkamu, datamu, kita lihat siapa yang benar soal utang negara," pungkas Luhut Pandjaitan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan