Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Siasat Presiden Jokowi di Pilpres 2024 Dibongkar Pengamat, Yaitu...

Siasat Presiden Jokowi di Pilpres 2024 Dibongkar Pengamat, Yaitu... Kredit Foto: Instagram/Joko Widodo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho mengatakan Presiden Joko Widodo enggan melawan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal penentuan tokoh Pilpres 2024

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta sukarelawannya agar tidak tergesa-gesa menentukan tokoh yang akan didukung pada Pilpres 2024. 

Baca Juga: Presiden Joko Widodo: Innalillahi, Selamat Jalan Sang Guru Bangsa

Menurut Catur, kondisi itu bisa menjadi siasat Presiden Jokowi untuk mengamankan tiket anak dan menantunya pada Pilkada 2024. 

"Saya rasa Presiden Jokowi akan mengikuti perintah Megawati pada kontestasi Pilpres 2024, makanya beliau tidak berani terang-terangan mendukung aspirasi sukarelawannya," ujar Catur kepada GenPI.co, Jumat (27/5). 

Catur menjelaskan Presiden Jokowi tidak bisa terbuka untuk mendukung tokoh pada Pilpres 2024 karena urusan keluarga. 

Dia menilai anak dan menantu Presiden Jokowi kemungkinan bakal memperkuat posisi politiknya pada Pilkada 2024. 

Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution digadang-gadang kuat akan kembali maju dalam kontestasi politik 2024 dengan dukungan PDIP. 

"Jadi, Pak Jokowi lebih ingin main aman dengan meminta sukarelawannya agar tidak tergesa-gesa," jelasnya. 

Selain itu, Catur mengatakan PDIP hingga sekarang belum menentukan tokoh yang akan diusung pada Pilpres 2024. 

Presiden Jokowi kemungkinan akan bersabar menunggu titah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

"Saya lihat sukarelawan Jokowi ini cenderung mendukung Ganjar Pranowo daripada Puan Maharani," ujarnya. 

Seperti diketahui, Ketua DPR Puan Maharani diduga menjadi pesaing Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai tokoh yang diusung PDIP pada Pilpres 2024.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan