Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jamkrindo Jadi Anak Usaha BUMN yang Menyandang Predikat Prestisius

Jamkrindo Jadi Anak Usaha BUMN yang Menyandang  Predikat Prestisius Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menjadi anak perusahaan BUMN dengan predikat prestisius yakni “Sangat Bagus” dalam kategori Kelompok BUMN Perusahaan Pembiayaan. Hal tersebut diperoleh dalam ajang Infobank The Best State-Owned Enterprise Award 2022. 

Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Suwarsito mengatakan, penghargaan merupakan bentuk apresiasi masyarakat atas peran dan kontribusi perusahaan di masyarakat. Jamkrindo yang merupakan anak usaha dari Indonesia Financial Group (IFG) selalu hadir membantu UMKM dan Koperasi untuk bisa mengakses pembiayaan sehingga bisa menggerakkan perekonomian nasional. 

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa menghasilkan kinerja dan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Baca Juga: Jamkrindo Permudah Aksesibilitas Finansial UMKM kepada Lembaga Keuangan

Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil riset Biro Riset Infobank yang mengadakan penilaian atau rating terhadap kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah atau badan usaha milik negara (BUMN) yang basis penilaiannya adalah kinerja. Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja keuangan periode tahun buku 2020-2021.

Berdasarkan data rating, dari lima aspek penilaian yakni pertumbuhan yang indikatornya adalah aktiva,   ekuitas,bpendapatan usaha, dan laba  tahun berjalan; rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek; solvabilitas; efisiensi yang  dicerminkan oleh rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional  (BOPO); dan rentabilitas yang indikatornya rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha (return on asset/ROA), return on equity/ROE), Jamkrindo mendapat nilai sempurna di empat aspek penilaian, yaitu pertumbuhan, rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, efisiensi yang dicerminkan oleh rasio BOPO, dan rentabilitas. Sedangkan, untuk aspek solvabilitas, nilainya mendekati  sempurna.

Baca Juga: Naik 134%, Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,07 Triliun di 2021

Di sisi pertumbuhan, tahun  lalu Jamkrindo membukukan laba bersih Rp1,07 triliun atau tumbuh    133,71% secara  tahunan. Kenaikan laba didongkrak   oleh besarnya volume penjaminan Jamkrindo sampai dengan periode Desember 2021 yang mencapai Rp247,61 triliun.

Selain itu, Jamkrindo mencatatkan cadangan klaim senilai Rp5,66 triliun atau naik 41% dari tahun  sebelumnya dengan memiliki cash flow operasi   positif.  Pertumbuhan pencadangan klaim ini       merupakan strategi perusahaan untuk memitigasi  risiko dan menjaga kinerja perusahaan di tahun    berikutnya. Jamkrindo mencatatkan aset pada 2021 sebesar Rp25,35 triliun, naik 32,57% dari tahun sebelumnya sebesar Rp19,12 triliun.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru BTPN, Ini Perjalanan Karir Henoch Munandar

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: