Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Maruf Amin Minta Tidak Ada Gagal Umrah karena Meningitis

Maruf Amin Minta Tidak Ada Gagal Umrah karena Meningitis Kredit Foto: Dokumen Pribadi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin angkat bicara terkait dengan stok vaksin meningitis. Menurutnya pemerintah akan berusaha memenuhistok vaksin meningitis agar tidak menghambat keberangkatan calon Jemaah umrah menuju Tanah Suci .

“Kita harus menyiapkan [vaksin] meningitis itu sesuai dengan kebutuhan,” Kata Maruf di di Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin.

Maruf mengatakan pemerintah akan mencari tahu penyebab langkanya vaksin meningitis di sejumlah wilayah yang mengakibatkan calon Jemaah umrah gagal berangkat. Lebih lanjut, Maruf menyebut perlu dipastikan kembali apakah vaksin meningitis masih menjadi syarat masuk Arab Saudi atau tidak.

“Harus jelas apakah kewajiban itu masih ada. Kalau tidak ada, tidak masalah, tapi kalau masih ada, maka kita harus mengadakan. Saya kira nanti itu nanti kita akan bicarakan,” ucap Maruf.

Ia pun mewanti-wanti agar tidak ada lagi calon Jemaah umrah gagal berangkat akibat kelangkaan stok vaksin meningitis. Seharusnya persiapan vaksin meningitis sudahd diantisipasi apabila pemerintah Saudi menjadikan itu syarat untuk calon jamaah umrah.

Sebelumnya upaya untuk mengatasi kelangkaan vaksin meningitis terus dilakukan. Kementrian Agama dan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) bersama perwakilan penyelenggara perjalanan ibadah rumah (PPIU) menggelar rapat untuk mencari solusi masalah tersebut.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama Hilman Latief mengatakan, animo masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah sangat besar dan terus meningkat.

Baca Juga: Stok Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Umrah Mulai Langka?

Dalam dua bulan terakhir, lebih dari 200 ribu jamaah umrah Indonesia berangkat ke Tanah Suci. Namun saat ini penyelenggaraan umrah dihadapkan pada kondisi kelangkaan vaksin meningitis. Padahal, regulasi Kementerian Kesehatan masih mengharuskan calon jamaah umrah mendapat vaksin meningitis terlebih dahulu.

Baca Juga: PAN Jateng Dukung Pencapresan Ganjar Pranowo, Pengamat: Bisa Dapat Tiket Capres KIB

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: