Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Curigai Massa yang Datang ke Acara Jokowi di GBK, Refly Harun Bandingkan Saat Pelepasan Anies: Itu Kelihatan Bukan Dimobilisasi

Curigai Massa yang Datang ke Acara Jokowi di GBK, Refly Harun Bandingkan Saat Pelepasan Anies: Itu Kelihatan Bukan Dimobilisasi Kredit Foto: Instagram/Refly Harun
Warta Ekonomi, Jakarta -

Acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno (GBK) yang diinisiasi Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi sorotan, salah satunya dari massa yang hadir. Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun ikut bersuara.

Ia membandingkan perkumpulan ini dengan saat-saat pelepasan Anies Baswedan dari jabatan Gubernur DKI Jakarta. Refly pun menduga relawan yang datang ke acara Jokowi di GBK bukan relawan asli namun massa yang dimobilisasi. 

Baca Juga: Refly Harun Bongkar Indikasi Massa Bayaran di Acara Relawan Jokowi 'Nusantara Bersatu' di GBK: Kemarin Mereka Diangkut dengan…

Menurut Refly, relawan yang dimobilisasi adalah relawan yang datang bukan karena kehendaknya sendiri, sementara relawan yang genuine merupakan mereka yang datang atas kemauan sendiri. 

"Contoh misalnya ketika pelepasan Anies Baswedan, itu kelihatan itu bukan dimobilisasi itu betul-betul orang pengen lihat walaupun tujuannya macam-macam. itu genuine tidak dimobilisasi," kata Refly Harun di kanal YouTube miliknya. 

"Kalau dimobilisasi itu ya seperti di GBK ini, saya kebetulan pagi datang bagaimana bus men-deploy orang yang datang nah itu ciri mobilisasi begitu, kalau tidak dimobilisasi mereka datang tidak teratur biasanya ya mereka datang begitu saja," imbuhnya. 

Refly Harun lebih lanjut menyoroti deretan bus-bus pengantar massa relawan Jokowi di GBK. 

Baca Juga: Ramai Isu Relawan Jokowi yang Hadir di Acara GBK Dibohongi dan Sengaja Dimobilisasi, Refly Harun: Sangat Miris Rasanya

"Tapi kalau kemarin mereka diangkut dengan bus dari berbagai daerah lalu busnya itu langsung menuju ke GBK, kalau acara lain kan enggak boleh parkir di samping Gatot Subroto, tapi khusus acara Jokowi diperbolehkan," kata Refly Harun. 

"Harusnya orang datang berbagai macam, naik sepeda, naik motor, jalan kaki. Tapi ini rapi sekali kan, bus datang dari berbagai daerah berarti ada yang menyewakan bus ada yang mengkoordinir," imbuhnya. 

Baca Juga: Pembangunan KEK Kura-Kura Bali Diharapkan Dapat Mendukung Quality Tourism di Bali

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: