Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Siang-Malam Dihantam Hoax dan Fitnah, Aktivis NU: Dia Berhasil Membangun Jakarta!

Anies Baswedan Siang-Malam Dihantam Hoax dan Fitnah, Aktivis NU: Dia Berhasil Membangun Jakarta! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Serba-serbi Pilpres 2024 terus jadi perhatian masyarakat. Mengenai perkembangan yang ada, Ruang publik harus mampu memberikan jalan bagi munculnya ide-ide terbaik bangsa. Sebab, ruang publik sejatinya merupakan wahana dimana warga negara bisa berinteraksi untuk merundingkan isu-isu bersama dalam berbagai sudut pandang. 

Karena itu, akan sangat berbahaya jika ruang publik dipengaruhi untuk mengamini pemikiran satu atau segelintir orang saja.

Hal tersebut diungkapkan budayawan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang akrab dikenal sebagai Noe, dalam acara Dialog Perubahan ”Surya Paloh: Pemikiran dan Langkahnya” yang diselenggarakan Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI), di Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Menurut budayawan yang juga vokalis grup band Letto tersebut, masyarakat perlu menjaga agar ruang publik dapat menjadi arena interaksi gagasan secara sehat. Inisiator aplikasi media sosial symbolic itu memprihatinkan kuatnya nuansa permusuhan dan kebencian dalam media sosial.

Baca Juga: 'Tsunami' Dukungan ke Anies Baswedan Bikin Puyeng Kubu Istana, Refly Harun Nggak Main-main: Dihadang Tambah Besar, Apalagi Kalau Dibiarkan!

”Kita dalam satu society (masyarakat) setuju dengan hak bicara, hak (menyampaikan) ide, dan lainnya. Namun, perlu diingatkan pula tanggungjawab komunal untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan,” ujarnya.

Senada dengan Noe, mantan Wakil Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron yang juga berbicara dalam acara tersebut menyayangkan maraknya hoax yang terus diproduksi untuk kepentingan politik elektoral.

Pengurus Lakpesdam PBNU tersebut secara khusus menyoroti fabrikasi informasi yang keliru dan menyesatkan terkait Anies Baswedan, khususnya pascapendeklarasian mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai calon presiden oleh Partai Nasdem.

”Selama ini Anies diframing sebagai intoleran dan sebagainya. Padahal rekam jejak dia selama memimpin tidak seperti itu. Dia berhasil membangun Jakarta dengan karakter kesetaraan dan inklusif,” ujar dia. 

Baca Juga: BRI Fokus Tingkatkan Akselerasi Iklusi Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua