Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dijamin Partai NasDem Anies Bakal Larang FPI dan HTI, Guntur Romli Skeptis: Nggak Bisa Dipercaya Orang Kayak Gitu

Dijamin Partai NasDem Anies Bakal Larang FPI dan HTI, Guntur Romli Skeptis: Nggak Bisa Dipercaya Orang Kayak Gitu Kredit Foto: Twitter/Mohamad Guntur Romli
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu alasan beberapa pihak tidak mendukung Anies Baswedan menjadi capres adalah kekhawatiran kelompok-kelompok intoleran akan kembali subur, seperti FPI dan HTI. Alasan itu pula yang menjadi landasan politisi PSI Guntur Romli dikenal kerap mengkritik mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebagai partai politik yang secara resmi telah mengusung Anies, Partai NasDem yang diwakili Hermawi Taslim telah meyakinkan publik bahwa Anies akan tetap membubarkan FPI dan HTI. Namun, pernyataan ini rupanya tidak dipercayai begitu saja oleh Guntur Romli.

Baca Juga: Luar Biasa! Refly Harun Puji Sindiran Halus yang Dilakukan Anies Baswedan, 'Gue yang Keliling Kenapa Lu yang Kepanasan'

"Saya nggak percaya," tegas Guntur Romli langsung, dikutip dari kanal YouTube Total Politik, Selasa (24/1/2023).

"Pertama, itu boleh menjadi pertimbangan kalau keluar dari Mas Anies, 'Saya kalau jadi presiden akan tetap melarang HTI FPI', nah itu, baru... (Tapi) Mas Anies belum pernah," sambungnya.

Guntur Romli lantas mengungkit rekam jejak Anies terkait dukungannya terhadap kelompok-kelompok intoleran. Bahkan, menurut Guntur Romli, Anies pernah menyebut kelompok seperti HTI dan FPI sebagai ekstremis kala masih berada di barisan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Namun, setelah kemudian dia tidak menjadi menteri, berkoalisi dengan FPI maksudnya dalam tataran lapangan, (tim) pemenangannya, kemudian dia malah memuji-muji FPI perekat umat dan sebagainya," kata Guntur Romli.

Guntur Romli menilai tidak ada yang salah dengan perubahan sikap Anies. Namun, yang disayangkan adalah Anies tidak pernah menunjukkan sikap perubahan pandangannya.

Baca Juga: Lampau Kinerja Pra Pandemi, Penyaluran KPR BCA Capai Rp 108,3 Triliun pada 2022

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua