Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Keponakan Prabowo Masuk! Pengendali TRIN Lanjut Jual Saham Rp27,3 Miliar

Keponakan Prabowo Masuk! Pengendali TRIN Lanjut Jual Saham Rp27,3 Miliar Kredit Foto: Triniti Land
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mengumumkan transaksi pengalihan kepemilikan saham dari dua pemegang saham utamanya, seiring proses akuisisi yang dilakukan keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati. 

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (19/1), Direktur Utama TRIN, Ishak Chandra, menyatakan bahwa dua pengendali, yakni PT Kunci Daud Indonesia dan PT Intan Investama Internasional, melakukan pengalihan saham pada Selasa (13/1/2026).

Transaksi dijalankan dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham, sehingga menghasilkan nilai total pengalihan sebesar Rp27,3 miliar.

Rinciannya, PT Kunci Daud Indonesia melepas 25.063.900 lembar saham senilai Rp5,012 miliar, sementara PT Intan Investama Internasional mengalihkan 111.536.100 lembar saham dengan nilai Rp22,307 miliar.

Dibandingkan harga penutupan saham perseroan pada 13 Januari di level Rp1.590, harga penjualan ini lebih murah sebesar 1.390 poin atau setara 87,42 persen.

Baca Juga: Resmi! Keponakan Presiden Prabowo Genggam 5% Saham Triniti Land (TRIN)

Pasca transaksi, komposisi kepemilikan saham mengalami perubahan. PT Kunci Daud Indonesia turun dari 36,34% menjadi 35,79%, sedangkan PT Intan Investama Internasional berkurang dari 29,73% menjadi 27,28%.

Sebelumnya, pada 18 Desember 2025, sang pengendali itu juga telah mengalihkan 227.572.900 lembar saham dengan rincian Kunci Daud Indonesia melepas 150,19 juta saham dan Intan Investama Internasional menjual 77,37 juta saham. 

"Transaksi ini tidak berdampak secara material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, serta kelangsungan usaha Perseroan saat ini,” ujar Ishak Chandra.

Sementara itu, pada 16 Desember 2026, Rahayu Saraswati tercatat menguasai 227,5 juta saham atau setara 5% saham TRIN melalui dua entitas usahanya, yakni PT Raksaka Satya Devya (RSD) dan PT Rada Saraswati Surya (RSS).

RSD memegang 182.058.294 lembar saham atau 4% dari total saham, sedangkan RSS memiliki 45.514.573 lembar saham atau 1%. Adapun total nilai akuisisi sekitar Rp45,5 miliar. Ke depan, langkah akuisisi saham ini masih akan berlanjut.

Sesuai perjanjian yang diteken Desember 2025 lalu, Perseroan pada tahap awal memang mengalihkan 5% saham TRIN kepada Rahayu. Selanjutnya, Rahayu direncanakan akan menambah porsi kepemilikannya secara bertahap hingga mencapai 20%.

Baca Juga: Perluas Portofolio, TRIN Bidik 3 Sektor Strategis pada 2026

Di lantai bursa, saham TRIN pada perdagangan Senin (19/1) terpantau ditutup turun 1,55% ke level Rp1.585. Namun, dalam sebulan tercatat melesat 65,97% dan terbang 528,97% sepanjang tiga bulan terakhir. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: