Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Android Rilis Fitur Antimaling Terbaru: Ponsel Bisa Otomatis Terkunci Saat Dijambret

Android Rilis Fitur Antimaling Terbaru: Ponsel Bisa Otomatis Terkunci Saat Dijambret Kredit Foto: Freepik.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Google resmi memperkenalkan serangkaian fitur antimaling terbaru untuk ekosistem Android guna menekan risiko pencurian data dan saldo perbankan. 

Pembaruan ini dirancang agar ponsel semakin sulit dibuka paksa dan tetap bisa diamankan dengan cepat meskipun perangkat sudah berpindah tangan.

Salah satu fitur paling mutakhir adalah Kunci Deteksi Pencurian. 

Fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) di dalam perangkat untuk mengenali gerakan mencurigakan, seperti modus "ambil lalu kabur" yang sering dilakukan penjambret. 

Jika sistem mendeteksi aksi pencurian cepat tersebut, layar ponsel akan otomatis terkunci dalam hitungan detik. 

Selain itu, fitur Kunci Jarak Jauh kini telah ditingkatkan, memungkinkan pemilik mengunci ponsel melalui situs resmi Android dengan tantangan keamanan tambahan untuk memastikan akses sah.

Android juga memperluas fungsi Pemeriksaan Identitas. 

Fitur ini mewajibkan verifikasi biometrik (seperti sidik jari atau wajah) untuk akses sensitif, terutama saat pengguna berada di luar lokasi tepercaya. 

Hal ini berdampak langsung pada keamanan aplikasi perbankan pihak ketiga dan Google Password Manager

Untuk mencegah upaya tebak kata sandi, sistem kini akan memperpanjang waktu penguncian secara otomatis jika terjadi kegagalan PIN atau pola yang berulang secara masif.

Sebagian besar fitur keamanan canggih ini akan tersedia secara optimal pada perangkat dengan sistem operasi Android 16 ke atas. 

Baca Juga: Menilik Bocoran Android 17 Cinnamon Bun: Ada Fitur Kunci Aplikasi Hingga Kembalinya Widget Layar Kunci

Namun, bagi pengguna perangkat lama, fitur Kunci Jarak Jauh tetap bisa dinikmati mulai dari versi Android 10. 

Langkah Google ini menjadi sinyal kuat bahwa keamanan data pribadi kini menjadi prioritas utama di tengah maraknya kasus kejahatan finansial melalui ponsel yang hilang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: