Ponsel Lipat Hanya Sumbang 1,5 Persen Pasar Global, Mulai Kehilangan Peminat?
Kredit Foto: Istimewa
Momentum pasar ponsel lipat dunia dilaporkan mengalami pelambatan tajam sepanjang tahun 2025.
Data Counterpoint Research mencatat pengiriman panel layar lipat turun sekitar 4 persen akibat berkurangnya inovasi baru.
Saat ini, perangkat lipat hanya menyumbang 1,5 persen dari total pasar ponsel pintar global.
Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati produsen di tengah permintaan konsumen yang belum meluas secara signifikan.
Pergeseran pasar ini menandai tantangan baru bagi inovasi layar fleksibel di industri seluler.
Dominasi Samsung Electronics di segmen ini juga dilaporkan mulai terkikis oleh para pesaingnya.
Pangsa pasar raksasa teknologi tersebut diproyeksikan merosot dari 45,2 persen menjadi sekitar 35,4 persen pada tahun 2025.
Padahal, Samsung telah meluncurkan seri terbaru Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7.
Di sisi lain, merek asal China seperti Honor, Motorola, dan Xiaomi justru mencatatkan pertumbuhan pangsa pasar.
Persaingan harga dan inovasi dari vendor lain mulai memecah dominasi yang telah bertahan bertahun-tahun.
Meski demikian, International Data Corporation (IDC) memprediksi tahun 2026 akan menjadi titik balik pertumbuhan.
Pengiriman ponsel lipat diproyeksikan melonjak hingga 30 persen berkat munculnya desain tri-fold dan potensi masuknya Apple.
Kehadiran model-model baru ini diharapkan mampu memicu kembali minat beli konsumen di seluruh dunia.
Baca Juga: Bocoran Vivo X Fold 6: Ditenagai Snapdragon 8 Elite dan Kamera 200MP Sensor Multispektral
Fokus produsen kini beralih pada peningkatan daya tahan perangkat serta efisiensi harga produksi.
Kebangkitan pasar perangkat lipat pada tahun mendatang sangat bergantung pada daya tarik inovasi tersebut bagi pengguna harian.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: