Peningkatan Kapasitas Dongkrak Pertumbuhan Angkutan Kontainer KAI Logistik di Tahun 2025
Kredit Foto: Istimewa
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar 8% sepanjang 2025, dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik yang merupakan salah satu layanan pada segmen KALOG Plus sebagai solusi distribusi barang skala besar yang andal, tepat waktu, dan efisien.
Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, mengungkapkan, kinerja positif tersebut semakin menguat pada triwulan IV 2025. "Pada periode ini, volume angkutan kontainer tumbuh sekitar 17% atau mencapai lebih dari 701 ribu ton, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga triwulan sebelumnya yang berada di kisaran 600 ribu ton. Tren ini menunjukkan peningkatan permintaan yang konsisten sekaligus kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan KAI Logistik," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Adapun pertumbuhan angkutan kontainer juga ditopang oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional, antara lain melalui peningkatan kapasitas Container Yard (CY) Klari yang mampu melayani penambahan volume hingga ±1.360 TEUs per bulan, pengembangan Kawasan Ronggowarsito, serta penambahan kapasitas angkut melalui pengoperasian KA KALOG 3.
Sejalan dengan peningkatan layanan, KAI Logistik juga memperluas sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, melengkapi tiga titik yang telah tersertifikasi, yakni Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas. Penambahan titik layanan bersertifikat halal ini memberikan jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).
Dari sisi komposisi pelanggan, angkutan kontainer didukung oleh beragam sektor industri. Perusahaan forwarding masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 85%, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsolidasi muatan dan distribusi antarkawasan.
Sektor FMCG berkontribusi sekitar 11%, yang didorong oleh permintaan distribusi yang stabil dan berkelanjutan. Adapun sektor shipping dan logistik pelayaran memberikan kontribusi sekitar 4%.
Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. “Kami berkomitmen untuk terus menambah relasi, meningkatkan kapasitas angkut, serta mengembangkan layanan dan infrastruktur logistik yang berkelanjutan. Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional yang lebih hijau dan efisien,” tutup Fadhel.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait:
Advertisement