Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bos Danantara Sebut Pertemuan OJK–BEI dengan MSCI Berjalan Konstruktif

Bos Danantara Sebut Pertemuan OJK–BEI dengan MSCI Berjalan Konstruktif Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan pengelola indeks global MSCI pada Senin (2/2) berlangsung dengan baik dan konstruktif. Menurutnya, langkah-langkah yang tengah dibahas berpotensi memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia ke depan.

“Sekarang memang the devil is in the detail. Harus detail nanti ke depannya. Tentu kami sebagai market participant juga merasa ini sesuatu yang nantinya tentu akan makin baik buat pasar modal kita," katanya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (2/2). 

Adapun mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belakangan ini melemah, Pandu menyebut kondisi pasar secara makro, khususnya di kawasan Asia, saat ini memang berada di bawah tekanan. Tekanan tersebut tidak hanya datang dari pasar saham, tetapi juga dari pergerakan komoditas.

Baca Juga: IHSG Masih Terkapar Ratusan Saham Anjlok, Bos Danantara Sebut Koreksi Alam

“Mungkin dari sisi investor terjadi rebalancing yang kemarin saya bicarakan bahwa ada uninvestible aset bahasanya atau stock yang dibicarakan oleh MSCI. Itu sekarang yang kalau dilihat adalah peningkatan investment dari institusi baik dari dalam dan luar negeri untuk saham-saham dengan ciri-ciri: satu memiliki fundamental yang baik, kedua memiliki likuiditas yang baik, dan ketiga memiliki juga valuasi yang baik dan juga cash flow yang baik," jelas Pandu. 

“Itu bisa dilihat dari top 20 stocks yang ada yang mengalami peningkatan dan juga top 20 stocks yang mengalami penurunan," imbuhnya. 

Olehnya itu, ia menilai fenomena ini perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas dan tidak hanya terbatas pada Indonesia. “Jadi, ini juga ini perlu dilihat secara makro saja, bukan hanya di level Indonesia alone ya. Saya rasa ini rebalancing dan ini menurut saya sih sesuatu yang nantinya akan baik," ujarnya. 

Pandu menegaskan bahwa perbaikan pasar tidak bisa terjadi secara instan. Yang terpenting, menurutnya, adalah progres yang dilakukan secara konsisten dari hari ke hari. “Enggak semua bakal overnight. Saya tahu waktu tadi siang saja ada beberapa yang tanya besok bagaimana. Yang penting adalah progres yang kita lakukan day by day," kata Pandu. 

Baca Juga: Buat IHSG Ambruk Berjilid-jilid, Ini Hasil Pertemuan OJK, BEI Hingga Danantara dengan MSCI

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan regulator dan otoritas pasar modal dalam merespons isu yang dibahas bersama MSCI. Pandu menilai kecepatan respons tersebut termasuk yang tercepat dibandingkan negara lain yang juga masuk dalam cakupan MSCI.

“Kami sangat encourage melihat step-step yang dilakukan sangat serius. Hari Rabu diumumkan, akhir pekan sudah disiapkan, dan Senin regulator langsung bergerak. Bisa dibilang untuk banyak negara-negara yang dicover MSCI ini salah satu yang tercepat dari sisi regulator dan juga dari sisi bursa yang terkait. Jadi ini juga merupakan sesuatu yang encouraging," pungkasnya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: