Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Anak Usaha SOLA Garap Proyek Milik RMK Group, Nilai Kontrak Rp14,72 Miliar

Anak Usaha SOLA Garap Proyek Milik RMK Group, Nilai Kontrak Rp14,72 Miliar Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) mengumumkan dimulainya pelaksanaan pekerjaan oleh anak usahanya, PT Aplikasi Bitumen Indonesia (ABI), atas kontrak yang diperoleh dari PT Royaltama Mulia Konstruksi (ROKT). ROKT sendiri merupakan anak usaha perusahaan konstruksi, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO).

Kontrak tersebut berkaitan dengan penyediaan material serta supervisi pekerjaan double chipseal untuk proyek peningkatan jalan hauling batubara milik RMK Group di wilayah Gunung Megang/Muara Enim. Ruas jalan yang dikerjakan sepanjang 10 kilometer, dari total rencana 30 kilometer.

Kerja sama ini sebelumnya telah dituangkan dalam perjanjian tertanggal 8 Desember 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp14,72 miliar. Lingkup pekerjaan mencakup penyediaan material chipseal dan aspal, supervisi, serta quality control.

Direktur Utama PT Aplikasi Bitumen Indonesia, Elvis Subiantoro, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi pengakuan atas kapabilitas ABI di sektor pertambangan dan infrastruktur industri.

Baca Juga: Pengendali Lego 60 Juta Saham RMKO di Harga Murah

“Kami berkomitmen menghadirkan kualitas terbaik melalui material yang terstandarisasi dan supervisi teknis yang ketat. Kepercayaan dari ROKT dan RMK Group menjadi bukti bahwa kompetensi ABI diakui di industri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan chipseal akan menggunakan peralatan dan tenaga kerja dari ROKT. Sementara itu, ABI bertanggung jawab penuh atas penyediaan material, pengawasan teknis, serta jaminan mutu hasil pekerjaan.

ABI mulai mengerjakan proyek tersebut pada Februari 2026, setelah seluruh tahapan persiapan dan pemenuhan persyaratan administratif rampung.

Proyek direncanakan berlangsung selama empat bulan, terdiri dari satu bulan tahap persiapan dan tiga bulan masa konstruksi, dengan garansi material selama 180 hari setelah proses penghamparan. Dengan kontrak ini, ABI semakin memperkuat portofolio proyek jalan hauling di sektor pertambangan nasional. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: