Dorong Warga Mandiri, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Olahan Limbah Kayu di Jepara
Kredit Foto: Istimewa
Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan pengolahan limbah kayu di Jepara pada Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai tambah. Sebanyak 30 peserta mengikuti workshop pembuatan holder ponsel, gantungan kunci resin, serta liontin kalung dari sisa kayu.
Baca Juga: Mitra Benih Indonesia Dukung Perumda Jepara Kembangkan Pupuk Hayati JAVAGEN
Selain mendapatkan materi praktik, peserta juga dibekali hardskill pengolahan limbah kayu dengan bahan yang mudah diperoleh dan murah. Produk-produk tersebut dinilai memiliki peluang pasar karena mudah dimodifikasi dan sesuai dengan karakter industri kreatif Jepara.
Setelah sesi tatap muka, peserta mengikuti pendampingan daring selama tiga minggu. Dalam pendampingan ini, peserta dapat berdiskusi langsung dengan trainer terkait kendala produksi, pengembangan usaha, pembuatan konten promosi, hingga strategi digital marketing.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam program tersebut. Ia menegaskan pelatihan ini sejalan dengan fokus YIS dalam memberdayakan potensi masyarakat, termasuk perempuan, anak muda, penyandang disabilitas dan warga desa.
Menurut Sandiaga, Jepara sebagai sentra industri kayu dan furnitur nasional memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi berbasis limbah. Pengolahan sisa kayu menjadi produk kreatif dinilai relevan untuk mendukung ekonomi desa sekaligus menjaga lingkungan.
Perwakilan NRC, Wawan menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam pengolahan limbah kayu. Ia berharap peserta mampu terus mengembangkan produk kreatif yang lahir dari pelatihan tersebut di lingkungan masing-masing.
Salah satu peserta sekaligus mentor pelatihan, Reza, membagikan pengalamannya mengolah limbah kayu jati menjadi produk bernilai tinggi, seperti jam tangan, kotak penyimpanan, hingga aksesori.
Baca Juga: HP Gaming 10 Jam Nonstop? RedMagic 11 Pro Jawabannya
Menurutnya, pemanfaatan limbah kayu tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan karena limbah tidak dibakar atau dibuang sembarangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar