Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mobil Listrik Bisa Jadi Genset? V2L Jaecoo J5 EV Bikin Camping Naik Level

Mobil Listrik Bisa Jadi Genset? V2L Jaecoo J5 EV Bikin Camping Naik Level Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perkembangan mobil listrik tidak lagi berhenti pada jarak tempuh dan akselerasi, karena produsen kini mulai menonjolkan fungsi energi yang bisa dimanfaatkan di luar kebutuhan berkendara.

Salah satu teknologi yang semakin mendapat sorotan global adalah vehicle-to-load atau V2L yang memungkinkan kendaraan listrik menyalurkan daya ke perangkat eksternal.

Jaecoo menempatkan fitur ini sebagai bagian dari nilai fungsional J5 EV untuk menjawab kebutuhan mobilitas sekaligus aktivitas luar ruang.

V2L pada dasarnya memungkinkan baterai tegangan tinggi di mobil berfungsi sebagai sumber listrik portabel berkapasitas besar.

Energi listrik dari baterai dapat digunakan untuk menyalakan peralatan seperti lampu tenda, kompor listrik, pendingin portabel, hingga perangkat elektronik pribadi.

Konsep ini membuat mobil listrik tidak hanya berperan sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai penyedia energi saat dibutuhkan.

Dalam skenario perjalanan jarak jauh atau wisata alam, akses listrik sering menjadi keterbatasan utama bagi pengguna.

Fitur V2L memberikan solusi praktis tanpa perlu membawa generator tambahan yang berisik dan memerlukan bahan bakar.

Sistem ini bekerja melalui adaptor khusus yang mengubah daya dari baterai kendaraan menjadi arus listrik AC yang kompatibel dengan peralatan rumah tangga.

Baca Juga: EV Kelas Entry di Indonesia! Pilih Jaecoo, Dolphin, Aion, atau Air EV?

Manajemen energi kendaraan tetap mengatur distribusi daya agar penggunaan listrik eksternal tidak mengorbankan cadangan jarak tempuh secara berlebihan.

Teknologi pengelolaan baterai modern memungkinkan suplai daya stabil sekaligus menjaga suhu dan keamanan sel baterai.

Bagi pengguna yang gemar camping, perjalanan darat, atau aktivitas overlanding, akses listrik portabel menjadi nilai tambah nyata.

Kehadiran V2L menunjukkan arah evolusi kendaraan listrik menuju ekosistem energi bergerak.

Tren global memperlihatkan bahwa semakin banyak EV generasi baru mengintegrasikan fungsi serupa sebagai diferensiasi produk.

Di pasar yang semakin kompetitif, fitur utilitas semacam ini sering menjadi pertimbangan rasional selain desain dan performa.

Pendekatan tersebut menempatkan mobil listrik sebagai solusi gaya hidup, bukan sekadar alat mobilitas harian.

Dengan kata lain, fitur V2L membuka skenario penggunaan baru yang sebelumnya tidak identik dengan kendaraan penumpang.

Bagi konsumen yang aktif dan mobile, kemampuan kendaraan menjadi sumber daya listrik bisa memberi nilai praktis jangka panjang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: