Ada Maksud Baik, Analis Soroti Pernyataan Menkop Soal Alfamart - Indomaret di Desa
Kredit Foto: Istimewa
Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio buka suara terkait pernyataan dari Menteri Koperasi, Ferry Juliantono. Ia menilai pernyataan terkait pengaturan ritel modern dalam wilayah pedesaan memiliki maksud yang baik, namun disampaikan dengan cara yang kurang tepat sehingga memicu polemik di ruang publik.
Hendri Satrio mengatakan pesan yang disampaikan berpotensi ditangkap keliru oleh masyarakat, meskipun substansi kebijakannya dinilai wajar.
Baca Juga: Menkop Siap Dukung Pendirian Pabrik Kecap di Sleman
“Maksudnya baik, tapi pesan komunikasinya perlu diperbaiki. Cara penyampaiannya kurang tepat sehingga publik menangkapnya juga tidak tepat. Tapi saya percaya maksudnya mungkin baik,” ujar Hendri.
Menurut Hendri, wajar apabila pemerintah ingin mengatur keberadaan ritel modern seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (Indomaret).
Ia menilai kebijakan tersebut berkaitan erat dengan program unggulan pemerintah, yakni Koperasi Desa–Kelurahan Merah Putih.
“Sebagai menteri yang punya program unggulan, tentu ia ingin program itu berjalan mulus tanpa hambatan,” kata Hendri.
Hendri menilai pernyataan tersebut seharusnya dipahami sebagai upaya menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi desa, bukan untuk menutup atau mematikan ritel modern. Menurutnya, Ferry ingin pertumbuhan ritel tetap terkontrol agar tidak menggerus manfaat ekonomi yang diharapkan dari koperasi desa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: