Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jelang Lebaran 2026, Tiket KAI Daop 2 Bandung Sudah Terjual 67 Persen

Jelang Lebaran 2026, Tiket KAI Daop 2 Bandung Sudah Terjual 67 Persen Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyiapkan total kapasitas 345.840 tempat duduk untuk melayani perjalanan pemudik selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

Kapasitas tersebut disediakan melalui 28 perjalanan kereta api setiap hari, yang terdiri dari 24 perjalanan kereta api reguler serta 4 perjalanan kereta api tambahan. Kereta tambahan tersebut meliputi dua perjalanan KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong-Surabaya Gubeng, serta KA Kutojaya Selatan Tambahan guna mengakomodasi lonjakan penumpang.

Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia (Persero), Awan Hermawan Purwadinata, mengungkapkan bahwa hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 233.872 tiket atau sekitar 67,6 persen dari total kapasitas yang disediakan.

“Selain itu, program promo tiket dengan diskon 30 persen juga mendapat sambutan baik dari masyarakat, dengan total 54.462 tiket promo telah terjual,” ujar Awan, Jumat (13/3/2026).

Beberapa kereta api menjadi favorit masyarakat pada musim mudik tahun ini. Tingkat penjualan tertinggi tercatat pada KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong-Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, serta KA Harina. 

Tingginya minat ini menunjukkan bahwa transportasi kereta api masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026. 

Dari sisi layanan stasiun, wilayah Daop 2 Bandung memiliki 54 stasiun yang melayani perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran. Selain itu, layanan pembatalan tiket juga tersedia di lima stasiun untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan, teknologi face recognition kini telah diterapkan di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, sehingga proses boarding penumpang menjadi lebih cepat dan praktis.

Dalam mendukung operasional perjalanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan sarana andal yang terdiri dari 31 lokomotif, 241 kereta, serta 4 trainset KRDE. Seluruh sarana tersebut telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan guna memastikan kesiapan operasional.

Selain itu, KAI juga menambah personel untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta api. Sebanyak 154 petugas ekstra disiagakan yang terdiri dari 58 petugas pemeriksa jalur, 57 penjaga perlintasan, serta 35 petugas penjagaan daerah pantauan khusus (Dapsus).

Tak hanya itu, sebanyak 14 petugas Customer Service Mobile ditempatkan di sejumlah stasiun utama seperti Stasiun Cimahi, Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Tasikmalaya untuk membantu kebutuhan informasi pelanggan.

Dari sisi keamanan, sebanyak 778 personel diterjunkan selama masa Angkutan Lebaran. Jumlah tersebut terdiri dari 698 personel Polsuska dan petugas keamanan, 19 personel kewilayahan seperti Babinkamtibmas dan Babinsa, serta 61 personel pengamanan eksternal.

KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan yang didukung dokter umum, paramedis, fasilitas ambulans, serta alat medis seperti AED untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi para penumpang.

Baca Juga: PT KAI Tegaskan Aturan Bagasi Maksimal 20 Kg untuk Mudik Lebaran

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung juga memetakan 55 titik daerah pantauan khusus yang meliputi lokasi tanah labil, rawan longsor, rawan banjir, hingga jembatan rawan di sepanjang jalur kereta.

Sebagai bagian dari upaya menjamin keselamatan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan serta Balai Teknik Perkeretaapian Bandung telah melakukan ramp check terhadap sarana dan prasarana, sekaligus pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada kereta dan stasiun.

Melalui berbagai persiapan tersebut, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku agar perjalanan mudik berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat