Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tarif Rp1 LRT untuk Dorong Konsumsi Lebaran

Tarif Rp1 LRT untuk Dorong Konsumsi Lebaran Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berlakukan tarif Rp1 untuk layanan LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026 untuk upaya mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menstimulasi konsumsi selama periode libur.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan bahwa langkah ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi publik di tengah tingginya aktivitas masyarakat saat Lebaran, mulai dari silaturahmi hingga wisata.

“Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak untuk bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga. Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

Dengan adanya kebijakan tarif ini dinilai bisa menekan biaya transportasi masyarakat perkotaan secara signifikan sehingga dana belanja bisa dialokasikan ke sektor lain seperti pariwisata, kuliner, dan ritel selama periode libur.

Menurut Bobby, tarif Rp1 diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek, terutama di tengah lonjakan perjalanan saat Lebaran. Dengan adanya biaya transportasi yang sangat rendah, diharapkan masyarakat memiliki fleksibilitas lebih dalam mengatur pengeluaran selama liburan.

Untuk mendukung implementasi kebijakan, KAI juga telah menyiapkan berbagai langkah operasional seperti optimalisasi petugas pengamanan dan layanan, pengaturan kepadatan penumpang di stasiun dan kereta, serta perhatian khusus bagi pelanggan prioritas.

Dari sisi fasilitas, sistem ticketing juga dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan tarif, kesiapan gate, hingga kanal penjualan.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, KAI juga menyiapkan pola operasi tambahan termasuk penerapan weekend pattern dan pembentukan posko masa Lebaran agar pelayanan tetap optimal.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Ferry Hidayat

Advertisement