Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Seharian Loyo, IHSG Hari Ini Mendadak Ditutup Naik 0,39% ke 7.307

Seharian Loyo, IHSG Hari Ini Mendadak Ditutup Naik 0,39% ke 7.307 Kredit Foto: BEI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ditutup naik 28,38 poin atau 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak loyo bahkan sempat jatuh ke level 7.191,58.

Sentimen global menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar. Pelaku pasar masih mencermati dinamika konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan telah mencapai tujuan militer utama dan menerima proposal perdamaian 10 poin dari Iran sebagai dasar negosiasi.

Sementara itu, Iran menyatakan akan menghentikan operasi defensif dan membuka jalur pelayaran aman di Selat Hormuz selama ada koordinasi dengan militernya.

Namun, situasi kembali memanas. Iran menuding AS melanggar tiga poin utama kesepakatan, termasuk pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone ke wilayah udaranya, serta penolakan hak pengayaan uranium.

Ketegangan juga melibatkan Israel, yang dituduh Iran melanggar kesepakatan dengan melancarkan serangan ke Lebanon. Padahal, Israel mengklaim bahwa wilayah tersebut tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata. 

Dalam kondisi tersebut, Iran menyebut gencatan senjata menjadi tidak masuk akal dan membuka kemungkinan menarik diri dari kesepakatan.

Meski indeks menguat, pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini masih didominasi tren negatif. Tercatat 374 saham terkoreksi, 278 saham terapresiasi dan 164 saham stagnan. 

Enam sektor mencetak rapor hijau, barang konsumen non primer paling sumringah dengan kenaikan 1,99%, energi 1,82%, infrastruktur 0,58%, bahan baku 0,28%, teknologi 0,17%, transportasi 0,01%.

Sementara lima sektor lainnya memerah, keuangan ambruk -1,23%, industrial 0,69%, barang konsumen primer -0,58%, properti -0,46%, dan sektor kesehatan -0,30%.

Hingga penutupan pasar, IHSG memperdagangkan 28,6 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,2 juta kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp16,5 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.956 triliun. 

Baca Juga: Pacu Recurring Income, TRIN Berencana Caplok Saham Prime Land

Baca Juga: IHSG Terkoreksi ke Level 7.268 Seiring Serangan Israel di Lebanon

PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menjadi saham top gainers dengan lonjakan 34,71% ke Rp163. Disusul PT Rhadana Baskara Finance Tbk (HDFA) loncat 34,07% ke Rp122 dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melejit 25% ke Rp380. 

Posisi saham top losers diduduki PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) anjlok -14,06% ke Rp1.345, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) jeblok -10,57% ke Rp110 dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA) yang terperosok -9,39% ke Rp328. 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham terlaris dengan nilai transaksi Rp1,18 triliun, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp1,04 triliun dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) senilai Rp821,73 triliun. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement