Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bro Ron Dipukul hingga Berdarah, PSI: Satu Kader Tersakiti Seluruh Keluarga Besar PSI Ikut Tersakiti

Bro Ron Dipukul hingga Berdarah, PSI: Satu Kader Tersakiti Seluruh Keluarga Besar PSI Ikut Tersakiti Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Ronald Sinaga, menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5) petang. Insiden dugaan premanisme ini langsung memicu reaksi keras dari jajaran elite partai.

Peristiwa bermula ketika pria yang akrab disapa Bro Ron tersebut tengah mendampingi sejumlah karyawan PT SKS untuk melakukan audiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners (MPP).

Berdasarkan kronologi kejadian, saat para karyawan tengah berkumpul di depan kantor MPP sekitar pukul 18.00 WIB, tiba-tiba muncul tiga orang pria tak dikenal. Ketiganya sempat mengaku sebagai petugas keamanan kantor dan gedung setempat.

Namun, tanpa alasan yang jelas, situasi memanas hingga salah satu dari ketiga pria tersebut mendaratkan pukulan kepada Ronald.

Menanggapi insiden tersebut, Direktur Hukum dan HAM DPP PSI, Kamaruddin, mengecam keras aksi kekerasan fisik tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kejahatan barbar serta serangan terhadap kemanusiaan.

“Kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum. Kejadian yang menimpa Bro Ron merupakan ancaman nyata atas kebebasan dan keamanan warga negara. Tidak boleh ada kompromi dengan kekerasan maupun premanisme di negeri ini,” tegas Kamaruddin dalam keterangan resminya, Selasa (5/5).

Kamaruddin mendesak pihak kepolisian untuk segera turun tangan mengusut tuntas insiden tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum untuk memburu dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

“Semua yang terlibat dalam aksi pemukulan barbar ini harus ditindak tegas tanpa kecuali. Kami akan terus memantau kasus ini dan memastikan hukum bekerja sebagaimana mestinya demi memberikan efek jera bagi para pelaku,” ungkapnya.

Menurut Kamaruddin, jalan kekerasan hanyalah cerminan dari kelemahan akal sehat dan ketidakmampuan seseorang untuk berdialog secara setara.

Ia memastikan bahwa seluruh jajaran partai akan memberikan dukungan penuh kepada Ronald Sinaga dalam menghadapi kasus ini.

"Satu kader tersakiti, seluruh keluarga besar PSI juga merasa terluka dan tersakiti," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat