Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dibebaskan Tanpa Dakwaan, Viral Dugaan Adanya Jaringan Pedofil Jepang di Jakarta

Dibebaskan Tanpa Dakwaan, Viral Dugaan Adanya Jaringan Pedofil Jepang di Jakarta Kredit Foto: Unsplash/Akshay Paatil
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dugaan kasus pedofil yang melibatkan warga negara Jepang di Jakarta ramai menjadi perbincangan di media sosial. Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah unggahan berbahasa Jepang di platform X diterjemahkan dan dibagikan oleh akun anonim yang menyoroti dugaan praktik eksploitasi anak di bawah umur di Indonesia.

Akun X @hunter_tnok menjadi salah satu pihak yang pertama kali mengunggah rangkaian postingan terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut pada 8 Mei 2026. Unggahan itu kemudian viral dan memicu kemarahan publik.

Baca Juga: Dugaan Jaringan Pedofil Jepang di Blok M Jakarta Bikin Geger, Polisi Bergerak!

Dalam salah satu unggahannya, akun tersebut menuding seorang pria Jepang dengan nama akun anonim Daigensui membanggakan dugaan hubungan seksual dengan remaja perempuan di Indonesia.

“Daigensui, seorang pria Jepang, membual tentang memb*** gadis-gadis berusia 16 dan 17 tahun di Indonesia dan melakukan eja***asi di dalam tubuh mereka. Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia, melarang aborsi. Dia sama sekali tidak memikirkan nasib mengerikan yang menanti para gadis itu jika mereka hamil,” tulis akun tersebut.

Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari netizen Indonesia karena dianggap menunjukkan dugaan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur secara terang-terangan.

Tak hanya itu, akun tersebut juga mengunggah tangkapan layar yang diduga berasal dari komunitas daring tertentu yang memperlihatkan dugaan praktik penyewaan anak perempuan di bawah umur di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

“Orang Indonesia terkejut dengan pria Jepang yang terlibat dalam prostitusi anak di Asia Tenggara dan secara terbuka membual tentang hal itu, tetapi apa yang telah saya ungkap hanyalah puncak gunung es. Realitasnya jauh lebih buruk,” tulis @hunter_tnok.

Dalam unggahan lainnya, akun tersebut juga menyebut adanya seorang YouTuber asal Jepang bernama JOJO yang disebut pernah melakukan perjalanan ke Jakarta dan diduga mendapat tawaran anak di bawah umur dari seorang mucikari.

“Ketika ia bernegosiasi dengan seorang germo wanita, wanita itu bertanya apakah ia ingin membeli seorang gadis berusia 15 tahun, dengan mengatakan, ‘lima belas, kecil’,” tulis akun tersebut.

Selain itu, akun tersebut juga menyinggung dugaan lemahnya penindakan hukum terhadap pelaku asing yang diduga terlibat dalam praktik eksploitasi seksual anak di Indonesia.

“Seorang pria Jepang yang terlibat dalam prostitusi anak di Indonesia, merekamnya, dan digerebek polisi di kamar hotelnya, namun dibebaskan tanpa dakwaan,” tulis @hunter_tnok.

Unggahan tersebut memicu kekhawatiran publik terkait isu perlindungan perempuan dan anak, khususnya terhadap dugaan praktik eksploitasi seksual yang melibatkan warga negara asing.

Sejumlah netizen juga mempertanyakan pengawasan terhadap praktik ilegal yang diduga terjadi di Jakarta.

“Wow. Jakarta memang luar biasa,” tulis salah satu netizen.

“Wisata Jakarta kaya gini ya?” timpal netizen lainnya.

Baca Juga: Ramai Ajakan Nabung Mata Uang Asing, Efek Rupiah Melemah ke Rp17.500/USD

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum Indonesia terkait unggahan viral tersebut maupun dugaan keterlibatan pihak-pihak yang disebut dalam dugaan kasus terkait.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar