Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tantang Prabowo Gelar Perkara Nadiem di Istana, Hotman: Cukup 10 Menit Buktikan Klien Tak Bersalah

Tantang Prabowo Gelar Perkara Nadiem di Istana, Hotman: Cukup 10 Menit Buktikan Klien Tak Bersalah Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea buka suara terkait tuntutan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Hotman meminta Presiden RI Prabowo Subianto memanggil pihak Kejaksaan Agung serta dirinya untuk menggelar perkara secara terbuka di Istana Merdeka. Ia mengaku siap membuktikan langsung di hadapan presiden bahwa Nadiem tidak bersalah dalam perkara tersebut.

Menurut Hotman, dirinya hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk memaparkan bukti-bukti yang dimiliki di depan Presiden Prabowo dan masyarakat Indonesia.

“Bapak Prabowo, Presiden Republik Indonesia. Kalau memang Bapak benar-benar mau menegakkan keadilan, tolong panggil kejaksaan dan panggil saya sebagai kuasa hukum dari Nadiem Makarim. Gelar perkaranya di istana,” kata Hotman.

Ia menegaskan ada tiga poin utama yang ingin dibuktikannya, yakni Nadiem tidak menerima uang dari proyek tersebut, tidak ada praktik mark up dalam pengadaan laptop, serta tidak ada pihak yang diperkaya.

“Saya akan buktikan satu, Nadiem Makarim tidak menerima uang satu sen pun. Dua, tidak ada mark up dalam pengadaan laptop. Tiga, tidak ada yang diperkaya,” ujarnya.

Hotman menilai langkah tersebut penting agar penegakan hukum di Indonesia berjalan tegas dan adil. Ia juga menyinggung hubungannya dengan Prabowo yang disebut pernah menjadi kliennya selama 25 tahun tanpa persoalan hukum.

“Seluruh rakyat Indonesia ingin agar benar-benar hukum ditegakkan. Dan inilah saatnya saya akan membuktikan bahwa Nadiem tidak melakukan tindak pidana korupsi,” katanya.

Dalam pernyataannya, Hotman juga mempertanyakan alasan penahanan terhadap Nadiem.

“Kenapa dia ditahan? Tolong perkaranya pertama kali digelar di istana,” ujar Hotman.

Sementara itu, Nadiem Makarim mengaku kecewa atas tuntutan yang diterimanya. Ia menyebut situasi tersebut sebagai hari yang sangat mengecewakan bagi dirinya.

“Ini adalah hari yang sangat, sangat mengecewakan. Mungkin tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaan saya,” kata Nadiem.

Nadiem juga menyinggung putusan terhadap Ibrahim Arief yang menurutnya tidak masuk akal. Ia menyebut berbagai upaya yang dilakukan anak-anak muda untuk membawa perubahan melalui transparansi dan teknologi justru berujung pada tuntutan hukum.

“Kita melihat hasil daripada kerja keras orang-orang jujur, anak-anak muda yang ingin mengubah pola-pola lama, yang ingin maju terhadap transparansi menggunakan teknologi. Nah, ini adalah balasannya,” ujarnya.

Baca Juga: Heboh di X, Netizen Sebut Tuntutan Nadiem Bernuansa ‘Kejar Setoran’ Jaksa

Menurut Nadiem, tuntutan yang diterimanya secara total setara dengan hukuman 28 tahun penjara jika digabungkan dengan tuntutan pidana tambahan dan uang pengganti.

“Saya hari ini dituntut secara efektif 28 tahun. Rekor lebih besar dari berbagai kriminal lain,” kata Nadiem.

Ia juga menyebut nilai uang pengganti yang dituntut jauh melebihi total harta kekayaannya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: