Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tanggapan Rhenald Kasali soal Pernyataan CEO Honda, Tanda Menyerah?

Tanggapan Rhenald Kasali soal Pernyataan CEO Honda, Tanda Menyerah? Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar Manajemen Prof. Rhenald Kasali menilai pernyataan brand besar seperti Honda yang mengakui kerasnya persaingan saat ini bukanlah pertanda menyerah.

Baca Juga: CEO Honda Akui Tak Punya Kesempatan Melawan Pabrikan Otomotif China

Menurutnya, hal itu justru menunjukkan bahwa dunia bisnis sedang mengalami perubahan yang sangat mendasar.

"Ketika brand sebesar Honda mulai berbicara soal beratnya persaingan, ini bukan tanda menyerah. Justru tanda bahwa dunia benar-benar sedang berubah,” ujar Rhenald Kasali.

Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan besar kini mulai menyadari bahwa aset besar, sejarah panjang, dan dominasi pasar saja tidak lagi cukup. Tanpa perubahan cara berpikir, perusahaan tersebut berisiko tertinggal.

"Perusahaan besar pun mulai sadar: aset besar, sejarah panjang, dan dominasi pasar tidak lagi cukup jika cara berpikirnya tidak ikut berubah,” katanya.

Rhenald menekankan bahwa transformasi di era sekarang tidak sekadar mengganti produk atau slogan semata. Transformasi yang sesungguhnya harus lebih dalam, yaitu membangun ulang kesadaran, cara kerja, serta keberanian untuk terus belajar kembali.

“Transformasi hari ini bukan sekadar ganti produk atau slogan. Tapi membangun ulang kesadaran, cara kerja, dan keberanian untuk belajar ulang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan tentang bahaya terbesar dalam dunia bisnis. Menurut Rhenald, ancaman paling serius bukanlah kalah bersaing dengan kompetitor, melainkan merasa bahwa segala sesuatu masih berjalan baik-baik saja.

"Karena yang paling berbahaya dalam bisnis bukan kalah bersaing. Tapi merasa semuanya masih baik-baik saja,” pungkasnya.

Pernyataan Rhenald Kasali tersebut banyak mendapat perhatian publik setelah diunggah dalam bentuk Reels di Instagram, memicu diskusi luas tentang pentingnya adaptasi dan transformasi bagi perusahaan besar di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat