Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pigai Sebut RI Negara Paling Aman, Singgung Prabowo Bisa Sapa Warga Bebas

Pigai Sebut RI Negara Paling Aman, Singgung Prabowo Bisa Sapa Warga Bebas Kredit Foto: Instagram/Natalius Pigai
Warta Ekonomi, Jakarta -

Natalius Pigai menegaskan bahwa kondisi keamanan dan hak asasi manusia di Indonesia masih berada dalam situasi yang tergolong baik.

Ia menyebut indikator tersebut dapat dilihat dari sejumlah data resmi, termasuk Indeks HAM Indonesia Tahun 2024 yang menunjukkan capaian relatif tinggi pada beberapa aspek kebebasan sipil.

Dalam pemaparannya di Bandung, Jawa Barat, Pigai juga mengklaim bahwa Indonesia masih menjadi negara yang aman bagi masyarakat umum maupun pejabat negara. Ia mencontohkan aktivitas sehari-hari yang menurutnya bisa dilakukan tanpa ancaman berarti, termasuk mobilitas dirinya sebagai pejabat negara.

“Ya kita lihatlah ya, maaf ya 5 tahun terakhir gini kita boleh kritik, tapi Indonesia kan aman. Menteri, saya saja biasa jalan pakai sandal enggak ada yang ganggu, saya naik motor sendiri tidak pernah ada yang ganggu," kata Pigai saat membuka Kelas Jurnalisme HAM di Bandung, Rabu (20/5/2026).

Menurut Pigai, kondisi tersebut menunjukkan tingkat keamanan sosial di Indonesia masih relatif stabil dibandingkan sejumlah negara lain. Ia menilai ruang aktivitas masyarakat tetap terbuka dan tidak diwarnai gangguan keamanan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyinggung Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya masih dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat tanpa hambatan keamanan. Hal itu, kata Pigai, menjadi salah satu contoh bahwa situasi keamanan nasional tetap kondusif.

“Pak Prabowo keluar dari mobil sapa semua orang, enggak ada kemarin mengganggu. Indonesia ini termasuk negara yang paling aman dibanding negara lain," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pigai turut memaparkan capaian Indeks HAM Indonesia Tahun 2024 sebagai salah satu dasar penilaian kondisi kebebasan dan keamanan di tanah air. Ia menyoroti sejumlah indikator yang dinilai mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Natalius Pigai Kaitkan Program MBG dengan Pembangunan HAM dan SDGs

Menurutnya, jaminan terhadap hak atas kebebasan dan keamanan pribadi tercatat mencapai angka 83,62. Capaian itu menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian keseluruhan indeks HAM nasional.

Selain itu, Pigai menyebut hak kebebasan berserikat berada pada angka 93,33, sementara hak kebebasan berpikir, beragama, dan berkeyakinan mencapai 88,51. Ketiga indikator tersebut disebut menjadi yang tertinggi dalam penilaian indeks HAM Indonesia tahun 2024.

“Oleh karena itulah nilai paling tinggi kalau yang ini, make sense," tutup dia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama