Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Target 1 Juta, Program EQUAL Microsoft-Alunjiva Sudah Cetak Lebih dari 323 Ribu Talenta AI Inklusif di Indonesia

Target 1 Juta, Program EQUAL Microsoft-Alunjiva Sudah Cetak Lebih dari 323 Ribu Talenta AI Inklusif di Indonesia Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat dan merasuk ke berbagai sendi kehidupan masyarakat mulai dari pendidikan, pekerjaan, layanan publik, hingga cara mengakses informasi.

Menyadari hal tersebut, Microsoft bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia pada tahun 2024 meluncurkan program elevAIte Indonesia yang bertujuan membekali 1 juta talenta domestik dengan keterampilan AI yang relevan.

Dalam implementasinya, program yang lahir dari semangat transformasi digital yang dapat diakses semua kalangan tanpa terkecuali, termasuk perempuan, pemuda, kelompok rentan, dan komunitas penyandang disabilitas, ini melibatkan organisasi masyarakat sipil, komunitas disabilitas, institusi pendidikan, pemerintah daerah, fasilitator komunitas, hingga jaringan lokal.

Pada tahun 2024, Alunjiva Indonesia turut menjadi mitra pemberdayaan dengan mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran AI yang aksesibel dan relevan.

Pendekatan inklusif diwujudkan melalui penyediaan materi pembelajaran yang lebih aksesibel, pelibatan fasilitator penyandang disabilitas, serta penguatan ruang belajar berbasis komunitas.

Hingga 30 Juni 2025 pada batch pertama, program ini telah memberdayakan 211.377 learner di berbagai wilayah Indonesia. Selanjutnya hingga 30 April 2026 pada batch kedua, program menjangkau 112.058 peserta, yang terdiri atas 66.574 penyandang disabilitas serta 45.484 perempuan dan pemuda.

Sebagai penutup rangkaian program EQUAL, diselenggarakan EQUAL Convening Summit bertajuk “Merayakan Perjalanan, Membangun Masa Depan AI yang Inklusif” pada 25 Mei 2026 di Gedung Komisi Nasional Disabilitas.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 350 peserta penyandang disabilitas dari wilayah Jabodetabek ini menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir, Komisioner KND Jonna Aman Damanik, serta Pembina Setara Berdaya Group Ridha D. M. Wirakusumah.

President Director Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menyatakan bahwa AI bukan sekadar teknologi, melainkan penggerak produktivitas dan peluang ekonomi. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa penguasaan AI menjadi jembatan krusial untuk mempercepat UMKM lokal naik kelas sekaligus mendobrak keterbatasan bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga: Situs Bank Palsu jadi Modus Baru Kejahatan Digital, Polda Riau Tangkap Mahasiswa di Kampar

Sementara itu, Nicky Clara selaku founder Alunjiva Indonesia menekankan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci penting membangun ekosistem pembelajaran AI yang berkelanjutan.

Ke depan, program EQUAL akan terus dikembangkan melalui visi jangka panjang berfokus pada pembentukan ekosistem pembelajaran dan pemberdayaan berkelanjutan dengan tahapan Training, Local Champion, Changemaker, hingga Sustainable Ecosystem. Kolaborasi antara Microsoft dan Alunjiva Indonesia ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di Tanah Air.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat