Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jadi Orang Dekat Jokowi, Kabar Pratikno Tinggalkan Kabinet Prabowo Makin Liar

Jadi Orang Dekat Jokowi, Kabar Pratikno Tinggalkan Kabinet Prabowo Makin Liar Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Isu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mundur dari Kabinet Merah Putih karena sakit menjadi perhatian publik. Kabar tersebut muncul di tengah rumor mengenai merenggangnya hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Sosok Pratikno selama ini dikenal dekat dengan Jokowi. Sebelum dipercaya menjadi Menko PMK di pemerintahan Prabowo, Pratikno merupakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) selama dua periode pemerintahan Jokowi.

Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu pertama kali dilantik sebagai Mensesneg oleh Jokowi pada 27 Oktober 2014. Kedekatan keduanya telah terbangun sebelum Pratikno masuk ke dalam kabinet.

Pratikno sebelumnya dipercaya menjadi bagian dari Tim Sinkronisasi Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla. Dalam tim tersebut, ia terlibat dalam penyusunan sejumlah prioritas program pemerintahan.

Latar belakang Pratikno sebagai akademisi dan pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat juga disebut menjadi salah satu faktor yang membuat Jokowi mengenalnya. Pratikno merupakan akademisi asal Bojonegoro yang menempuh pendidikan hingga jenjang master dan doktor di luar negeri sebelum dipercaya menjadi Rektor UGM.

Penunjukan Pratikno sebagai Mensesneg pada awal pemerintahan Jokowi juga berlangsung tanpa proses negosiasi politik yang panjang. Kedekatan keduanya telah terbentuk melalui berbagai aktivitas dan kerja bersama sebelum Pratikno masuk ke kabinet.

Setelah dua periode menjadi Mensesneg Jokowi, Pratikno kemudian dipercaya menjabat sebagai Menko PMK dalam Kabinet Merah Putih Prabowo. Posisi tersebut membuatnya menjadi salah satu figur yang sebelumnya berada dekat dengan Jokowi tetapi kemudian tetap mendapat kepercayaan dalam pemerintahan Prabowo.

Isu mengenai pengunduran dirinya pun menjadi perhatian karena muncul bersamaan dengan isu mengenai hubungan Prabowo dan Jokowi.

Dinamika hubungan Prabowo dan Jokowi sebelumnya juga menjadi bahan analisis sejumlah pihak. Salah satunya disampaikan jurnalis senior Lukas Luwarso dalam podcast Madilog bersama Darmawan Sepriyossa.

Lukas menyoroti kembali momen ketika Prabowo meneriakkan "Hidup Jokowi" dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra pada Februari 2025. Ia menilai momen tersebut sebagai salah satu titik yang menandai berakhirnya hubungan harmonis antara Prabowo dan Jokowi.

Analisis tersebut dikaitkan dengan munculnya ketidaknyamanan di internal Gerindra terhadap narasi yang menggambarkan Prabowo berada di bawah pengaruh Jokowi. Kondisi itu disebut ikut memengaruhi cara sebagian kalangan internal partai melihat hubungan kedua tokoh.

Dalam konteks tersebut, kabar mengenai Pratikno mundur dari pemerintahan Prabowo kemudian dikaitkan dengan latar belakang kedekatannya dengan Jokowi.

Meski begitu, isu tersebut sebenarnya telah dibantah Pratikno. Pada Selasa (11/8/2026), ia memastikan dirinya masih menjalankan tugas sebagai Menko PMK dan tidak mengundurkan diri.

Pratikno saat itu justru tengah berada di Jawa Timur untuk memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat