Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bersama PDIP Jokowi Blusukan, Bersama PSI Jadi Jurkam

Bersama PDIP Jokowi Blusukan, Bersama PSI Jadi Jurkam Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti perbedaan peran Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ketika berada di bawah naungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Saat masih bersama PDIP, strategi politik yang diterapkan adalah blusukan, sehingga Jokowi dikenal sebagai pemimpin sederhana dan merakyat. Namun kini, bersama PSI, Jokowi lebih tampak sebagai juru kampanye untuk mendongkrak elektoral partai menjelang Pemilu 2029.

"Bersama PDIP, Jokowi dibuat jadi pemimpin yg blusukan demi kepentingan Negara dan rakyat. Bersama PSI, Jokowi jadi jurkam partai 2% demi kepentingan PSI, bahkan disuruh-suruh menyampaikan hal ga penting. Paham kan bedanya," tulis Chusnul, dikutip dari akun X pribadinya, Minggu (31/5).

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI, Jokowi secara terbuka menegaskan komitmennya untuk bekerja habis-habisan dan mati-matian demi membesarkan partai ini. 

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk melakukan safari politik dan "turun gunung" blusukan langsung menyapa akar rumput ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.

Baca Juga: Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Bikin Jokowi Terkejut di Solo

Rencana safari politik Jokowi ke sejumlah daerah (seperti Lampung, NTT, dan Sumatra Barat) dikonfirmasi oleh organisasi relawan murni bertujuan untuk mendongkrak elektabilitas dan memenangkan PSI pada Pemilu 2029 mendatang. 

Langkah ini diambil setelah Jokowi tidak lagi berafiliasi dengan PDI Perjuangan pasca-dinamika politik akhir tahun 2024 lalu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya