Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertumbuhan Melambat, Pabrikan Mobil China Beralih Bidik Pasar Ekspor

Pertumbuhan Melambat, Pabrikan Mobil China Beralih Bidik Pasar Ekspor Kredit Foto: BP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setelah bertahun-tahun mencatat pertumbuhan pesat, industri otomotif China kini menghadapi tantangan baru. Sejumlah pelaku industri menilai pasar kendaraan di negara tersebut mulai memasuki fase yang lebih matang, ditandai dengan melambatnya pertumbuhan permintaan domestik.

Meski demikian, kondisi ini bukan berarti industri otomotif China kehilangan daya saing. Justru sebaliknya, kompetisi antarpabrikan diperkirakan akan semakin ketat karena produsen harus berebut pangsa pasar yang pertumbuhannya tidak lagi secepat sebelumnya.

Dilansir dari Autoblog, CEO NIO William Li menilai industri otomotif China kemungkinan telah melewati masa keemasannya. Menurut dia, produsen kini tidak bisa lagi mengandalkan pertumbuhan pasar yang tinggi untuk mendongkrak penjualan.

Sebagai gantinya, perusahaan harus bekerja lebih keras untuk menarik konsumen dari merek pesaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Salah satu penyebab utama perubahan tersebut adalah tingginya tingkat kepemilikan kendaraan di China. Saat ini, jumlah kendaraan yang beredar disebut telah mencapai sekitar 370 juta unit, menunjukkan bahwa pasar mulai mendekati titik jenuh.

Baca Juga: Teknologi Mobil China Terbaru, Mobil Bisa Ganti Ban Tanpa Pakai Dongkrak

Kondisi tersebut membuat peluang pertumbuhan dari permintaan domestik menjadi semakin terbatas dibanding beberapa tahun lalu ketika pasar masih berkembang sangat cepat.

Dampaknya juga dirasakan sejumlah produsen global yang beroperasi di China. Porsche, misalnya, menghadapi tantangan untuk mempertahankan laju pertumbuhan bisnisnya seiring melemahnya minat konsumen terhadap kendaraan baru.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman