Kredit Foto: MDLA
Upaya mengurangi emisi karbon tidak hanya dilakukan oleh perusahaan otomotif, tetapi juga mulai diterapkan di sektor distribusi kesehatan. PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui anak usahanya, PT Anugrah Argon Medica (AAM), mulai mengoperasikan armada mobil listrik untuk mendukung kegiatan distribusi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi operasional sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi di tengah meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, mengatakan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem distribusi yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri.
"Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kesiapan kami dalam menghadirkan layanan distribusi yang cepat, tepat, dan aman di tengah dinamika kebutuhan pasar," ujar Juliwaty dalam keterangan resmi, Kamis (5/6/2026).
Sebelum menghadirkan armada mobil listrik, AAM lebih dahulu mengoperasikan kendaraan roda dua berbasis listrik untuk kebutuhan distribusi. Hingga 2025, perusahaan tercatat telah menggunakan 106 unit motor listrik yang beroperasi di 15 cabang pada 13 kota di Indonesia.
Penggunaan mobil listrik dinilai menjadi tahap lanjutan dalam pengembangan sistem distribusi yang lebih hemat energi. Selain menambah armada kendaraan listrik, perusahaan juga melakukan sejumlah penyesuaian operasional, mulai dari optimalisasi rute pengiriman hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
AAM juga menerapkan program pelatihan eco-driving bagi pengemudi dan tim operasional. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung aspek keselamatan selama proses distribusi.
Direktur PT Anugrah Argon Medica, Budi Lim, mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi operasional yang sejalan dengan target keberlanjutan.
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi operasional yang tidak hanya mendorong kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan," kata Budi.
Baca Juga: Tren Mobil Listrik, PHEV Bakal jadi Motor Pertumbuhan Baru Industri Otomotif
Baca Juga: Pertumbuhan Melambat, Pabrikan Mobil China Beralih Bidik Pasar Ekspor
Menurut perusahaan, berbagai inisiatif yang dijalankan telah berkontribusi terhadap penurunan intensitas emisi gas rumah kaca. Pada 2025, MDLA dan seluruh entitas anak disebut berhasil menurunkan intensitas emisi hingga 20 persen dibandingkan baseline yang ditetapkan sebelumnya.
Selain memperluas penggunaan kendaraan listrik, perusahaan juga tengah menyiapkan pemasangan panel surya di cabang Tangerang dan Medan. Proyek tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada semester kedua 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dalam kegiatan operasional.
Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa transformasi menuju operasional rendah emisi kini mulai menjangkau sektor distribusi kesehatan, yang selama ini sangat bergantung pada mobilitas kendaraan dalam mendukung rantai pasok produk farmasi dan alat kesehatan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: