Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Sudah Lampaui Kuota

Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Sudah Lampaui Kuota Kredit Foto: YouTube Setpres
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan kapasitas program Sekolah Rakyat di Bali setelah mengetahui tingginya minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Dalam dialog dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Presiden menanyakan jumlah Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Pulau Dewata.

Menteri Sosial menjelaskan bahwa saat ini Bali baru memiliki satu Sekolah Rakyat. Sementara itu, jumlah pendaftar yang masuk telah mencapai lebih dari 400 orang, sedangkan daya tampung yang tersedia masih terbatas.

Mendengar hal tersebut, Prabowo meminta agar pemerintah segera mencari solusi untuk menambah kapasitas penerimaan peserta didik.

"Saya mau tanya, di seluruh Bali berapa Sekolah Rakyat?" tanya Prabowo.

"Baru satu," jawab Menteri Sosial.

"Berarti kita harus tambah secepat mungkin," kata Prabowo.

Baca Juga: 'Harus Sesuai Harapan Prabowo,' BGN Didorong Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan MBG

Presiden kemudian meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat mencari alternatif penyediaan lahan dan fasilitas agar lebih banyak anak dapat diterima di Sekolah Rakyat.

Menurut Prabowo, seluruh anak yang membutuhkan pendidikan melalui program tersebut harus diupayakan mendapat tempat belajar.

"Nanti diusahakan bupati-bupati. Kalau tidak, pemerintah pusat yang sediakan lahannya, cari tanahnya. Semua yang minta harus diterima. Bagaimana caranya kita upayakan," ujarnya.

Ia juga meminta Sekretaris Kabinet dan kementerian terkait untuk menginventarisasi fasilitas milik pemerintah yang masih kurang dimanfaatkan agar dapat digunakan sementara sebagai lokasi pembelajaran hingga sekolah permanen selesai dibangun.

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota di Bali memiliki Sekolah Rakyat. Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Selain membahas pengembangan Sekolah Rakyat, Prabowo juga memberikan pesan kepada para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, serta berbakti kepada orang tua.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat Tabanan, Prabowo Dengarkan Curhat Siswa tentang Hidup yang Berubah

Presiden juga menyemangati seorang siswa bernama Gede Bagus yang sebelumnya mengaku pernah menjadi sasaran ejekan. Prabowo meminta siswa tersebut tidak berkecil hati dan tetap percaya diri dalam meraih cita-cita.

"Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang. Presiden pun diejek. Tidak apa-apa. Yang penting hatimu teguh," ujar Prabowo.

Menurutnya, banyak orang sukses yang berasal dari keluarga sederhana karena tidak menyerah menghadapi kesulitan hidup dan terus berusaha mencapai tujuan mereka.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman