Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

STY Langsung Dikejar Target Juara Persija, Manajemen Ungkap Alasan Optimistis

STY Langsung Dikejar Target Juara Persija, Manajemen Ungkap Alasan Optimistis Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Shin Tae-yong akhirnya buka suara setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija Jakarta dengan kontrak tiga tahun dan langsung dibebani target besar mengakhiri puasa gelar Macan Kemayoran.

Manajemen Persija menaruh harapan tinggi kepada pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk membawa klub ibu kota kembali berjaya setelah terakhir kali menjadi juara Liga Indonesia pada 2018.

Keyakinan itu muncul karena STY dinilai tidak memulai pekerjaannya dari nol. Sejumlah pemain inti Persija saat ini merupakan mantan anak asuhnya saat menangani Timnas Indonesia.

Nama-nama seperti Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, hingga Rayhan Hannan dianggap bisa mempercepat proses adaptasi dan penerapan strategi yang diinginkan STY.

Presiden Persija Mohammad Prapanca mengatakan keberadaan pemain-pemain yang sudah mengenal metode latihan STY menjadi keuntungan besar bagi tim menjelang musim baru.

"Kita diskusi dengan Coach Shin Tae-yong bahwa tentunya dengan apa namanya skuad yang ada ini, sebagian besar sudah ada di bawahnya Coach Shin Tae-yong lah di era under ya. Jadi saya yakin sekali itu nanti prosesnya akan lebih cepat," kata Prapanca.

Menurutnya, kehadiran STY juga diharapkan mampu menutup berbagai kekurangan yang membuat Persija gagal bersaing hingga akhir musim lalu.

"Dan tentunya juga nanti Coach Shin Tae-yong melengkapi apa yang menjadi kekurangan di tim Persija saat ini," ujarnya.

Di sisi lain, Shin Tae-yong menyadari ekspektasi besar yang kini berada di pundaknya setelah Persija gagal meraih gelar juara musim lalu dan hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Meski demikian, mantan pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan dirinya siap bekerja keras demi membawa Persija kembali menjadi penantang utama gelar juara.

"Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik. Dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija Jakarta ingin melihat atau menonton kembali permainan Persija Jakarta," ujar STY saat diperkenalkan di Jakarta International Stadium (JIS), Senin.

Pelatih berusia 57 tahun tersebut juga optimistis Persija bisa mencapai posisi terbaik jika seluruh elemen tim mampu bekerja dalam satu visi yang sama.

"Jadi dengan menjadi satu dengan para pemain, mungkin saja bisa di posisi yang terbaik di Indonesia," lanjutnya.

STY mengaku tidak asing dengan Persija karena selama lima tahun melatih Timnas Indonesia ia kerap menyaksikan langsung atmosfer pertandingan Macan Kemayoran di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun Jakarta International Stadium.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami besarnya ekspektasi suporter Persija sekaligus potensi yang dimiliki klub ibu kota tersebut.

"Sebelumnya memang melatih timnas Indonesia selama 5 tahun, jadi sangat mengenal dengan main stadion Jakarta, GBK dan JIS. Jadi saya paling kenal mungkin dengan tim Persija," kata STY.

Ia bahkan menilai Persija sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia yang memiliki fondasi kuat untuk berkembang lebih jauh dalam beberapa tahun ke depan.

Kontrak tiga tahun yang diberikan kepada STY juga bukan hanya untuk mengejar prestasi jangka pendek, melainkan bagian dari proyek besar Persija membangun fondasi klub secara berkelanjutan.

Baca Juga: Shin Tae-yong: Satu lagi ya? Gue Persija, Gue Champions!

Prapanca menjelaskan STY nantinya akan terlibat dalam pengembangan pemain muda hingga pembangunan sistem sepak bola Persija agar klub memiliki daya saing yang lebih kuat dalam jangka panjang.

"Ya tadi itu kan kita berproses kan gitu ya, jadi tentunya Coach Shin juga perlu terlibat dalam infrastruktur Persija nanti termasuk untuk pengembangan pemain muda kita dan semua kita mencoba mengakselerasi selama 3 tahun ke depan ini," ujar Prapanca.

Dengan target juara yang sudah ditetapkan, dukungan Jakmania, serta skuad yang sebagian besar sudah mengenal karakter STY, Persija kini memasuki era baru yang diharapkan mampu mengakhiri penantian panjang meraih trofi liga.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: