Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Siapkan PLTA Upper Cisokan Jadi Tulang Punggung Transisi Energi Indonesia

PLN Siapkan PLTA Upper Cisokan Jadi Tulang Punggung Transisi Energi Indonesia Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

PT PLN (Persero) terus mematangkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) berkapasitas 1.040 megawatt (MW) sebagai salah satu infrastruktur utama untuk memperkuat sistem kelistrikan nasional dan mempercepat transisi menuju energi bersih.

Sebagai pembangkit pumped storage pertama di Indonesia, PLTA Upper Cisokan diproyeksikan menjadi penyeimbang (balancing system) bagi sistem kelistrikan Jawa-Bali. Kehadiran fasilitas ini akan meningkatkan fleksibilitas operasi jaringan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), seperti tenaga surya dan angin, yang produksinya bergantung pada kondisi alam.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan listrik, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi sistem energi nasional.

"Melalui doa bersama ini, kami memohon agar seluruh tahapan pembangunan PLTA Upper Cisokan diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemudahan. Proyek ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan masa depan energi Indonesia," ujar Kishartanto, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, pembangunan PLTA Upper Cisokan membutuhkan dukungan berbagai pihak karena memiliki tingkat kompleksitas tinggi, baik dari sisi teknis, sosial, maupun lingkungan.

PLN juga memastikan pengembangan proyek akan berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Perusahaan menargetkan keberadaan PLTA Upper Cisokan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Bahlil Ungkap PLN Kunci Kontrak Batu Bara 7 Juta Ton dalam 3 Hari

Baca Juga: DMO Batu Bara PLN Jadi Sorotan, Harga Efektif Penambang Disebut Hanya US$35-US$38 per Ton

Baca Juga: ESDM Tahan Sejumlah Penjualan Batu Bara ke Luar Negeri, Pasokan Dialihkan ke PLN

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PLN terus memperkuat pendekatan sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial bagi kelompok rentan, termasuk anak yatim dan penyandang disabilitas netra di sekitar kawasan proyek.

Kishartanto menegaskan pembangunan PLTA Upper Cisokan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal, fleksibel, dan rendah emisi, sekaligus mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri