Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Kucurkan Rp285 Miliar, Bangun Infrastruktur di Wilayah PLTA Upper Cisokan

PLN Kucurkan Rp285 Miliar, Bangun Infrastruktur di Wilayah PLTA Upper Cisokan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

PT PLN (Persero) mengalokasikan sekitar Rp285 miliar untuk membangun infrastruktur publik di sekitar proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) di Jawa Barat.

Investasi tersebut memperkuat manfaat proyek strategis nasional bagi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur.

PLTA Upper Cisokan tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam transisi energi Indonesia. Pembangkit pumped storage pertama di Indonesia dan kedua di ASEAN ini berfungsi sebagai penyimpanan energi yang dapat merespons perubahan beban listrik secara cepat serta mendukung integrasi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) yang bersifat intermiten.

"PLN memproyeksikan PLTA Upper Cisokan meningkatkan bauran EBT sekitar 0,56 persen dan menekan emisi hingga 7,3 juta ton CO₂e. Hingga kini, pembangunan proyek tersebut mencapai 16,61 persen,"kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, Senin (10/8/2026)

PLN juga mengarahkan investasi pembangunan di sekitar proyek untuk memperkuat konektivitas dan fasilitas publik. Di Kabupaten Bandung Barat, PLN telah membangun 133,1 kilometer akses jalan, 18 fasilitas publik, satu infrastruktur irigasi, serta satu infrastruktur kebencanaan. Total nilai bantuan infrastruktur di wilayah tersebut mencapai sekitar Rp174 miliar.

Sedangkan di Kabupaten Cianjur, PLN membangun 34,2 kilometer akses jalan, lima fasilitas publik, satu infrastruktur irigasi, dan satu infrastruktur kebencanaan. PLN mencatat total nilai bantuan infrastruktur di wilayah tersebut mencapai sekitar Rp111 miliar.

"Selain pembangunan fisik, PLN menjalankan 15 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2021–2025 dengan total nilai Rp2,7 miliar. Program tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kapasitas masyarakat,"jelasnya

Ia mengatakan PLN mengukur keberhasilan proyek tidak hanya dari kemajuan pembangunan pembangkit, tetapi juga dari manfaat yang masyarakat rasakan.

“PLTA Upper Cisokan merupakan investasi strategis bagi masa depan energi Indonesia. Namun bagi PLN, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari beroperasinya pembangkit, melainkan juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujar Kishartanto.

Adapun, Manager PLN UPP Jawa Bagian Tengah 1, Nugroho Budi Sulaksono, mengatakan PLN membangun infrastruktur melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Sirkular, PLN dan Rappo Olah 10,5 Ton Sampah Plastik di Makassar

Baca Juga: PLN Gandeng Pemkab Bandung Barat Kebut Proyek Strategis PLTA Upper Cisokan

Menurut Nugroho, pembangunan jalan dan fasilitas publik dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di sekitar proyek.

PLN menempatkan PLTA Upper Cisokan sebagai bagian dari agenda memperkuat keandalan listrik sekaligus mempercepat transisi energi.

"Melalui investasi infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, PLN juga mendorong proyek tersebut memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah,"pungkasnya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Dwi Aditya Putra