Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wasit Legendaris Collina Jelaskan Alasan Gol Mesir Dianulir dan Penalti Salah Tak Diberikan

Wasit Legendaris Collina Jelaskan Alasan Gol Mesir Dianulir dan Penalti Salah Tak Diberikan Kredit Foto: FIFA
Warta Ekonomi, Jakarta -

FIFA akhirnya buka suara terkait kontroversi kepemimpinan wasit dalam laga Argentina kontra Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Badan sepak bola dunia itu menegaskan seluruh keputusan penting yang diambil wasit dan VAR sudah sesuai dengan aturan permainan.

Sorotan terbesar dalam pertandingan tersebut mengarah pada gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Zico dan kemudian dianulir setelah tinjauan VAR. Selain itu, Mesir juga memprotes insiden yang melibatkan Mohamed Salah beberapa saat sebelum Argentina mencetak gol kemenangan.

Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan keputusan membatalkan gol Mesir bukanlah sebuah kesalahan. Menurutnya, VAR memang memiliki kewenangan untuk mengoreksi keputusan wasit apabila terdapat pelanggaran yang luput dari pengamatan.

"Kami meyakini bahwa pelanggaran tetaplah pelanggaran. Terlepas apakah pelanggaran itu terlihat jelas atau tidak, jika wasit tidak melihatnya di lapangan, VAR dapat melakukan intervensi," ujar Collina.

Ia menjelaskan VAR menemukan adanya pelanggaran Marwan Attia terhadap bek Argentina, Lisandro Martinez, dalam fase serangan sebelum bola masuk ke gawang. Karena itu, gol Mostafa Zico dinilai tidak sah.

FIFA juga membela keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti kepada Mesir saat Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti beberapa saat sebelum gol kemenangan Argentina tercipta.

Menurut Collina, wasit Francois Letexier bersama VAR telah menilai kontak antara Mohamed Salah dan Julian Alvarez masih termasuk duel yang wajar dalam permainan sepak bola.

"Menginjak kaki lawan memang merupakan pelanggaran. Namun, apabila seorang pemain bertahan lebih dulu menyentuh bola lalu terjadi kontak yang masih wajar dalam permainan, maka itu bukan sebuah pelanggaran," kata Collina dikutip dari Al Jazeera.

Meski mengakui bahwa beberapa keputusan wasit memang selalu mengandung unsur penilaian subjektif, FIFA menilai penggunaan VAR sepanjang turnamen telah berjalan sesuai prinsip yang berlaku.

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show, Justin Bieber Jadi Bintang Utama

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA. Mereka menilai gol Mostafa Zico dianulir akibat pelanggaran yang dianggap tidak pernah terjadi dan mempertanyakan tidak diberikannya penalti ketika Mohamed Salah dijatuhkan sebelum Argentina melancarkan serangan balik yang berujung gol kemenangan.

Pelatih Mesir Hossam Hassan bahkan menuding timnya dirugikan oleh keputusan perangkat pertandingan dan menyebut Mesir kehilangan kesempatan lolos ke perempat final akibat keputusan-keputusan tersebut.

Namun, FIFA memastikan integritas perangkat pertandingan tetap terjaga dan seluruh keputusan diambil secara independen sesuai hasil evaluasi wasit di lapangan serta bantuan teknologi VAR.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: