Ruben Onsu Salah Paham? Sarwendah Didatangi Debt Collector Bukan soal Rumah tapi...
Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah muncul perbedaan narasi terkait kedatangan debt collector ke rumah yang sempat mereka tempati.
Jika sebelumnya kubu Ruben membantah adanya persoalan rumah yang masuk tahap lelang, kini Sarwendah memberikan penjelasan versinya mengenai teror yang ia alami.
Sarwendah menegaskan, alasan dirinya memilih pindah rumah bukan tanpa sebab. Ia mengaku merasa tidak lagi nyaman tinggal di kediaman tersebut setelah didatangi sejumlah debt collector yang mencari Ruben Onsu.
"Aku pindah rumah tentu sangat berat buat aku. Jadi, aku mau mencari tempat yang nyaman dahulu buat anak-anak karena terakhir ada debt collector yang datang," kata Sarwendah, dikutip dari YouTube Curhat BANG Denny Sumargo, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Sarwendah Difitnah? Bukti Chat Ungkap Ruben Onsu Terima Jadwal Anak, tapi Tak Digubris
Ia kemudian meluruskan bahwa debt collector yang datang bukan berkaitan dengan cicilan rumah di Cilandak, melainkan tagihan lain yang disebut atas nama Ruben Onsu.
"Debt collector yang datang itu adalah debt collector mobil, debt collector pinjaman online (pinjol) dari handphone, kartu kredit bank, dan semuanya itu menghubungi ke nomor aku. Bukan rumah, rumah hanya mengirimkan surat lelang," ucapnya.
Menurut Sarwendah, seluruh pinjaman yang dipermasalahkan tersebut bukan tercatat atas namanya, melainkan atas nama mantan suaminya.
Sarwendah juga menceritakan momen yang membuat dirinya merasa trauma. Ia mengaku didatangi tiga mobil berisi debt collector pada malam hari yang mencari keberadaan Ruben Onsu.
"Yang datang itu tiga mobil, itu keadaan pukul 22.00 WIB dan itu ada KTP-nya. Dia datang ke rumah aku, aku juga nggak tahu dan aku tidak turun, yang menemui hanya security. Aku trauma soal debt collector," ujarnya.
Ia mengatakan situasi tersebut membuat dirinya merasa tidak aman, terlebih karena di dalam rumah hanya ada dirinya bersama anak-anak perempuan.
Baca Juga: Sarwendah: Aku Memang Salah, tapi Jangan Hina dan Fitnah
"Di rumah saya perempuan, dua anak saya juga perempuan tiba-tiba didatangin banyak orang, pasti ada kepanikan dalam diri saya. Saya merasa nggak nyaman di situ. Saya nggak mau anak-anak saya melihat semua ini. Saya saja panik, bagaimana anak saya melihat orang sebanyak itu," imbuhnya.
Pernyataan Sarwendah ini muncul di tengah polemik yang sebelumnya berkembang terkait isu rumah Cilandak. Sebelumnya, kubu Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya menyatakan belum ada proses lelang rumah oleh pihak bank dan menegaskan status kredit rumah tersebut masih berada dalam tahap penyelesaian.
Kini, Sarwendah menekankan bahwa teror debt collector yang dialaminya merupakan persoalan berbeda dan tidak berkaitan dengan tagihan rumah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: