Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penjualan Agrinas Palma Melonjak 184%, Laba Bersih Tembus Rp890 Miliar

Penjualan Agrinas Palma Melonjak 184%, Laba Bersih Tembus Rp890 Miliar Kredit Foto: Agrinas Palma
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mencatatkan lonjakan kinerja pada Semester I 2026 di tengah transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut membukukan penjualan sebesar Rp1,82 triliun, naik 184% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tak hanya itu, laba bersih perseroan mencapai Rp890 miliar, atau tumbuh 150% secara tahunan (year on year/yoy), sementara EBITDA meningkat 146% menjadi Rp870 miliar. Perseroan menyampaikan capaian tersebut dalam rapat bersama PT Danantara Asset Management (DAM), Selasa (4/8).

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil transformasi yang dilakukan perusahaan, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, hingga digitalisasi proses bisnis.

"Transformasi yang kami jalankan bersama dukungan Danantara telah memperkuat fondasi Agrinas Palma untuk tumbuh menjadi perusahaan yang semakin sehat, efisien, dan berdaya saing. Berbagai pembenahan yang kami lakukan mulai menunjukkan hasil nyata dan menjadi modal penting bagi Perseroan untuk menjalankan penugasan strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional," ujar Ghani, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (5/8/2026). 

Menurutnya, transformasi tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan dalam menjalankan mandat pemerintah sekaligus memperkuat daya saing bisnis secara berkelanjutan.

Sebagai BUMN yang memperoleh penugasan melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026, Agrinas Palma mengembangkan sejumlah komoditas strategis, yakni kelapa sawit, jagung, kedelai, dan singkong. Pengembangan tersebut diintegrasikan dengan industri hilir, termasuk biodiesel dan bioetanol, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

Untuk mendukung target tersebut, perseroan menjalankan sejumlah program transformasi. Di antaranya memperkuat sistem penjualan melalui mekanisme tender yang lebih transparan, melakukan asset verification berbasis pemetaan udara, menerapkan digital farming, menyiapkan implementasi Enterprise Resource Planning (ERP), mengimplementasikan Integrated Procurement System (IPS), memperkuat kemitraan dengan koperasi, serta menyederhanakan struktur organisasi agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Di sisi pengembangan usaha, Agrinas Palma juga mempercepat penyelesaian legalitas lahan dan menyiapkan sejumlah proyek strategis. Salah satunya pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua Selatan serta pengembangan komoditas pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Agrinas Gandeng Pertamina Power Kembangkan Biofuel, Siapkan Pabrik Bioetanol

Baca Juga: Agrinas Palma Nusantara Perkuat Kemitraan Sawit Rakyat Berbasis Koperasi

Perseroan menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem agribisnis terintegrasi dari hulu hingga hilir guna mendukung agenda swasembada pangan dan energi.

Memasuki Semester II 2026, Agrinas Palma optimistis tren pertumbuhan kinerja akan berlanjut. Perseroan menargetkan penguatan transformasi bisnis, peningkatan produktivitas, serta percepatan hilirisasi sektor pertanian melalui dukungan Danantara dan sinergi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.

Transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor agribisnis sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap program strategis nasional di bidang pangan dan energi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri