Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Ini 6 Saham Pilihannya

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Ini 6 Saham Pilihannya Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan Kamis (6/8/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup menguat 0,5%. Meski indeks berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau, aksi jual investor asing masih membayangi pergerakan pasar.

"IHSG masih memiliki peluang bergerak stabil dengan level support di kisaran 6.300-6.320 dan resistance pada area 6.380-6.420," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam keterangan risetnya.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,5%. Namun, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sekitar Rp188 miliar di pasar reguler.

Sejumlah saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Di tengah potensi pergerakan IHSG yang cenderung mendatar, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dinilai menarik untuk strategi speculative buy, yakni:

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan area beli di Rp600-Rp610 per saham, target jangka pendek Rp630-Rp655 per saham, dan batas cut loss di bawah Rp590 per saham.
  • PT Timah Tbk (TINS) pada kisaran Rp3.860-Rp3.880 per saham, dengan target Rp3.920-Rp4.000 per saham dan cut loss di bawah Rp3.830 per saham.
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di area Rp2.040-Rp2.060 per saham, target Rp2.090-Rp2.130 per saham, serta cut loss di bawah Rp2.020 per saham.
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan area beli Rp4.660-Rp4.710 per saham, target Rp4.800-Rp4.880 per saham, dan cut loss di bawah Rp4.600 per saham.
  • PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) pada level Rp94 per saham, target Rp99-Rp105 per saham, dengan cut loss di bawah Rp92 per saham.
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) di kisaran Rp650-Rp675 per saham, dengan target Rp685-Rp705 per saham dan cut loss di bawah Rp650 per saham.

Baca Juga: Emiten Properti Keponakan Prabowo Balik Rugi Jadi Untung, Meski Pendapatan Anjlok 83%

Baca Juga: IHSG Ditutup Naik 0,50% ke Level 6.351, Transaksi Tembus Rp14,9 Triliun

Baca Juga: OJK Pamer IHSG Sudah Mulai Bangkit Usai Anjlok Hampir 20%

Dia menyebut rekomendasi tersebut dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang perdagangan jangka pendek di tengah pergerakan IHSG yang diperkirakan masih terbatas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri