Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Suspensi Dicabut, Saham TGUK Kembali Diperdagangkan Mulai 6 Agustus 2026

Suspensi Dicabut, Saham TGUK Kembali Diperdagangkan Mulai 6 Agustus 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (6/8/2026). Pembukaan kembali tersebut dilakukan setelah sebelumnya saham perseroan dikenai suspensi sejak Mei 2025.

Keputusan itu diumumkan melalui Pengumuman Nomor Peng-UPT-00151/BEI.WAS/08-2026 yang diterbitkan pada 5 Agustus 2026. Dalam pengumumannya, BEI menyatakan suspensi atas perdagangan saham TGUK di Pasar Reguler dan Pasar Tunai resmi dicabut sehingga saham perseroan kembali dapat diperdagangkan mulai 6 Agustus 2026.

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham TGUK melalui Pengumuman Nomor Peng-SPT-00088/BEI.WAS/05-2025 tertanggal 23 Mei 2025. Berdasarkan hasil penilaian Bursa, suspensi tersebut kini telah dibuka kembali.

Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk Agus Suhada menyambut positif keputusan BEI tersebut. Menurutnya, pembukaan kembali perdagangan saham menjadi momentum bagi perseroan untuk melanjutkan pengembangan usaha dan meningkatkan kinerja.

"Kami menghormati keputusan Bursa dan mengapresiasi proses yang telah berjalan. Ke depan, fokus Perseroan adalah menjalankan strategi bisnis secara konsisten, memperkuat fundamental usaha, serta terus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (5/8).

Perseroan juga mencatatkan perbaikan kinerja keuangan pada semester I 2026. Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026, TGUK membukukan penjualan sebesar Rp327,35 miliar dengan laba bersih Rp2,50 miliar. Kinerja tersebut berbalik dari rugi bersih Rp8,44 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perbaikan kinerja itu ditopang oleh pengembangan lini usaha baru di bidang perdagangan dan pengolahan daging beku yang mulai dijalankan sejak akhir 2025.

Baca Juga: OJK Kejar Aturan Demutualisasi BEI Rampung Pekan Kedua September 2026

Agus mengatakan perseroan akan memanfaatkan momentum pembukaan kembali perdagangan saham untuk melanjutkan transformasi bisnis yang telah berjalan. Strategi perusahaan akan difokuskan pada peningkatan penetrasi pasar, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk bernilai tambah guna mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

"Kami optimistis fondasi bisnis yang telah dibangun akan semakin memperkuat kinerja Perseroan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami akan terus menjalankan strategi usaha secara disiplin dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang," tutup Agus.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat