Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polisi menduga titik awal kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, berasal dari lantai 11 yang saat kejadian sedang menjalani proses renovasi. Untuk memastikan penyebab kebakaran, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri diterjunkan guna melakukan penyelidikan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan informasi awal yang diperoleh di lokasi menyebut api bermula dari lantai 11.

"Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," kata Reynold di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026).

Meski demikian, Reynold menegaskan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan. Polisi akan mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan forensik terhadap lokasi kejadian.

"Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan kebakaran pada Jumat (7/8/2026) pukul 21.30 WIB melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan proses pemadaman menghadapi tantangan akibat embusan angin yang cukup kencang sehingga api sempat kembali membesar.

"Karena angin tadi terasa kan begitu ya, agak sedikit-sedikit kencang. Itu yang menjadi pemicu kembali timbulnya kebakaran," ujar Bayu.

Untuk mempercepat penanganan, Gulkarmat mengerahkan tiga unit bronto skylift atau kendaraan pemadam yang dilengkapi tangga hidrolik guna menjangkau titik api di lantai atas gedung.

"Kami kerahkan tiga unit bronto skylift untuk membantu proses pemadaman," kata Bayu.

Baca Juga: Legislator PDIP Desak Audit Total Operator KMP Mutiara Sentosa usai Kebakaran di Perairan Madura

Baca Juga: Kebakaran Hutan Bromo Merembet ke Wilayah Malang, Tiga Jalur Wisata Ditutup

Secara keseluruhan, operasi pemadaman melibatkan puluhan armada dan ratusan personel. Data Gulkarmat menyebut sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dan 180 personel diterjunkan ke lokasi hingga api berhasil didinginkan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 01.53 WIB. Sementara laporan awal sebelumnya mencatat sedikitnya 20 unit armada dan sekitar 100 personel telah dikerahkan pada tahap awal penanganan.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum ada informasi resmi mengenai ada atau tidaknya korban dalam peristiwa tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri