'Emang PSSI Pernah Juara?' Akbar Faizal Desak Erick Thohir Mundur, Jika Tidak...
Kredit Foto: Istihanah
Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke semifinal ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 memantik kritik tajam terhadap PSSI. Hasil tersebut membuat posisi Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali disorot, termasuk oleh politikus Akbar Faizal yang menilai kegagalan itu harus diikuti dengan pertanggungjawaban pengurus federasi.
“Indonesia gagal maju ke semi final Piala Presiden (seharusnya Piala AFF). Sebagai tuan rumah, seharusnya Ketua PSSI menunjukkan tanggung jawab,” tulis Akbar Faizal di akun X.
Akbar bahkan mempertanyakan alasan publik terlalu memperdebatkan penyebutan nama turnamen ketika persoalan yang lebih besar justru kegagalan Indonesia meraih kemenangan yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
"Nda penting lagi mau piala apa. Emang PSSI pernah juara apa sehingga kesalahan tulis itu demikian penting dibanding kemenangan yang puluhan tahun dinanti?" katanya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Mimpi Piala Dunia 2030, Ini Tugas Besar yang Diberikan Prabowo ke Erick Thohir
Menurutnya, hasil tersebut semestinya menjadi momentum bagi PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Akbar menilai Indonesia bahkan kini kesulitan menunjukkan taji di kawasan ASEAN.
“Setidaknya menunjukkan rasa malu Indonesia makin kehilangan taji bahkan hanya untuk wilayah Asean,” ujarnya.
Kritik Akbar kemudian mengarah pada tuntutan agar seluruh jajaran PSSI bertanggung jawab. Ia tidak hanya meminta Erick Thohir sebagai ketua umum untuk mengambil sikap, tetapi juga mendorong seluruh pengurus federasi mundur bersama-sama.
“Caranya, mundur ramai-ramai bersama seluruh pengurus. Jika tanggungjawab tak juga ditunjukkan maka kita meminta Menpora memecat Ketum PSSI,” lanjutnya.
Desakan tersebut muncul setelah Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026. Kepastian itu didapat setelah skuad Garuda bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026). Indonesia sempat membuka keunggulan melalui sepakan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Singapura berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ilham Fandi pada menit ke-65.
Hasil imbang itu membuat Indonesia mengakhiri fase grup A di posisi ketiga dengan raihan tujuh poin. Sementara Singapura berada satu tingkat di atasnya dengan delapan poin.
Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi 10 poin setelah pada pertandingan lainnya menang 3-1 atas Kamboja. Adapun Kamboja menempati posisi keempat dengan tiga poin, sedangkan Timor Leste berada di dasar klasemen tanpa meraih poin.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: