Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jaecoo J7 Kembali Di-recall di Australia, Kabel Berisiko Rusak dan Bikin Mesin Mati

Jaecoo J7 Kembali Di-recall di Australia, Kabel Berisiko Rusak dan Bikin Mesin Mati Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jaecoo J7 kembali masuk dalam program recall di Australia. Kali ini, sebanyak 171 unit yang diproduksi pada 2025-2026 terdampak kampanye keselamatan tersebut.

Dikutip dari The Drive, recall dilakukan karena ditemukan masalah pada kabel yang berada di bawah jok depan. Posisi kabel dinilai terlalu dekat dengan besi penyangga jok sehingga berpotensi mengalami gesekan ketika mobil digunakan.

Gesekan yang terjadi secara terus-menerus dapat membuat lapisan pelindung kabel terkelupas hingga akhirnya mengalami kerusakan. Jika kondisi tersebut terjadi, aliran listrik pada kendaraan bisa terganggu dan berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga secara tiba-tiba atau mesin mati saat mobil sedang melaju.

Dalam pemberitahuan recall yang dipublikasikan Departemen Infrastruktur Australia, cacat manufaktur membuat rangkaian kabel atau wiring harness di bawah jok depan dapat bergesekan dengan braket balok silang jok.

"Akibat cacat manufaktur, rangkaian kabel (wiring harness) di bawah kursi depan dapat tergesek braket balok silang kursi depan dan menjadi rusak," demikian keterangan dalam pemberitahuan tersebut.

Kondisi itu berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga penggerak secara mendadak dan/atau mesin mati tanpa peringatan. Situasi tersebut tentu dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika kendaraan sedang melaju di jalan.

"Hilangnya tenaga penggerak secara mendadak dan/atau mesin mati saat berkendara dapat meningkatkan risiko kecelakaan, yang berpotensi menyebabkan cedera atau kematian bagi pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya," lanjut pemberitahuan tersebut.

Chery Motor Australia selaku distributor merek Omoda Jaecoo kemudian meminta pemilik J7 yang masuk dalam daftar recall untuk membawa kendaraannya ke diler resmi.

Kendaraan akan diperiksa untuk memastikan kondisi rangkaian kabel sekaligus dilakukan perbaikan pada bagian yang terdampak.

Recall Kedua Jaecoo J7

Ini bukan kali pertama Jaecoo J7 ditarik kembali di Australia. Pada awal 2026, model yang sama juga menjalani recall dengan persoalan yang masih berkaitan dengan kabel kendaraan.

Saat itu, sebanyak 1.028 unit Jaecoo J7 produksi 2025 terdampak recall.

Masalah sebelumnya juga berkaitan dengan risiko kabel mengalami kerusakan akibat bergesekan dengan komponen kendaraan. Dalam pemberitahuan recall Januari 2026, rangkaian kabel Electronic Control Unit (ECU) disebut dapat bergesekan dengan braket dudukan mesin.

Baca Juga: Tembus 3.200 Unit, Jaecoo J5 EV Cetak Penjualan Tertinggi pada Juli 2026

Baca Juga: Pabrikan China Kuasai Papan Atas Mobil Listrik Terlaris, Jaecoo J5 Benamkan BYD Atto 1

"Akibat cacat manufaktur, rangkaian kabel Electronic Control Unit (ECU) dapat tergesek braket dudukan mesin dan menjadi rusak," bunyi pemberitahuan tersebut.

Kerusakan pada kabel ECU tersebut juga berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga penggerak secara tiba-tiba atau mesin mati tanpa peringatan ketika sedang dikendarai.

Dengan adanya recall terbaru ini, Jaecoo J7 tercatat sudah dua kali masuk dalam kampanye keselamatan di Australia dalam tahun yang sama, dengan masalah yang sama-sama berkaitan dengan potensi kerusakan pada rangkaian kabel.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dwi Aditya Putra