Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Pengelola jaringan KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Oktober 2026. Salah satu agenda utamanya adalah meminta persetujuan pemegang saham atas perubahan susunan Direksi perseroan.
Berdasarkan pemanggilan RUPSLB yang disampaikan pada Selasa (22/9/2026), rapat akan dimulai pukul 10.00 WIB. Rapat digelar secara hybrid melalui fasilitas eASY.KSEI dan secara fisik di Gedung Gelael Lantai 5, Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam pemanggilan tersebut, FAST belum merinci nama maupun posisi Direksi yang akan mengalami perubahan.
Selain perubahan Direksi, pemegang saham juga akan dimintai persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar, khususnya Pasal 3 mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha perseroan.
Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan klasifikasi kegiatan usaha FAST dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, sesuai Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025. FAST menegaskan, penyesuaian dan penambahan KBLI tersebut tidak mengubah kegiatan usaha perseroan.
Baca Juga: Usai Ganti Pengendali, MBSS Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
Baca Juga: Direktur KFC Indonesia (FAST) Mundur di Tengah Perusahaan Masih Merugi, Ada Apa?
Baca Juga: Hasnur Internasional Shipping Rombak Susunan Direksi, Ini Alasannya
Pemegang Saham KFC yang Berhak Hadir
Pemegang saham yang berhak menghadiri atau diwakili dalam RUPSLB adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham yang diterbitkan KSEI pada penutupan perdagangan 21 September 2026 dan memiliki Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (KTUR).
Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI dan ingin mengikuti rapat, FAST mengimbau pemberian kuasa melalui e-Proxy menggunakan fasilitas eASY.KSEI.
Hingga kini, FAST dikendalikan oleh Keluarga Gelael melalui PT Gelael Pratama dengan kepemilikan 41,18%, serta Grup Salim melalui PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) sebesar 37,51%.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: