Bangun Peluang Bisnis, Otto Media Pertemukan 100 Konten Kreator dengan 11 Brand
Kredit Foto: Istimewa
PT Otto Media Grup memperkuat kolaborasi antara brand dan kreator konten lewat offline "Beauty & Fashion Brand Matchmaking". Kegiatan ini mempertemukan brand dengan kreator konten dari berbagai sektor, mulai dari kecantikan, skincare, parfum, fesyen, aksesori, alas kaki, tas hingga produk kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan langsung antara brand dan kreator untuk membuka peluang kerja sama yang lebih relevan dan berkelanjutan. Selain pameran produk, acara diisi dengan sesi berbagi pengalaman, diskusi tatap muka, serta pencocokan peluang bisnis antara kedua pihak.
Sebanyak 11 brand dari berbagai kategori industri turut ambil bagian. Mereka antara lain brand parfum Majika, kosmetik dan skincare Wondermis, skincare FFAR, perawatan kulit dr. Schatz, perawatan rambut dan tubuh Shirayuri, perangkat penataan rambut Stypro, kecantikan dan personal care Spar.co, perhiasan Cranberry, alas kaki House of Ease, kebutuhan sehari-hari Miniso, serta brand tas dan produk kulit Bostanten.
Keberagaman kategori tersebut memberikan ruang bagi lebih dari 100 kreator konten yang hadir untuk mengenal berbagai produk sekaligus mengeksplorasi peluang kolaborasi. Kreator juga dapat mengembangkan konsep konten yang disesuaikan dengan karakter produk dan kebutuhan masing-masing brand.
Dalam pelaksanaannya, Otto Media tidak hanya mengandalkan jumlah pengikut atau profil digital sebagai dasar pencocokan brand dengan kreator. Pertemuan secara langsung menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Melalui interaksi tatap muka, brand dapat melihat kesesuaian gaya komunikasi, karakter audiens, hingga potensi komersial kreator. Di sisi lain, kreator dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai produk, strategi brand, serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.
Perwakilan TikTok, Shelvi Septyani, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran perwakilan platform digital ini memperkuat hubungan antara platform, brand, dan kreator di tengah meningkatnya peran konten video pendek serta siaran langsung dalam proses konsumen menemukan hingga membeli produk.
Selain mempertemukan brand dan kreator, Beauty & Fashion Brand Matchmaking juga menghadirkan dua kreator, Ainun Fitriani Putri (@Ainunfp3) dan Unii Rose Fashion (@Uniirosefashion), sebagai narasumber.
Keduanya berbagi pengalaman mengenai pentingnya membangun identitas sebagai kreator, mengoptimalkan strategi komunikasi melalui konten, memahami karakter audiens, serta membangun kolaborasi bisnis yang memberikan nilai bagi kreator maupun brand.
Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kreator agar semakin profesional dalam menghadapi persaingan industri ekonomi kreator yang terus berkembang.
COO PT Otto Media Grup Firman Chen mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk menciptakan ruang kolaborasi yang mempertemukan brand dan kreator secara langsung sehingga kedua pihak dapat menemukan peluang kerja sama yang lebih relevan dan berkelanjutan.
Otto Media menempatkan diri sebagai penghubung strategis antara brand dan kreator, mulai dari proses kurasi brand, pengundangan kreator, pengelolaan acara, interaksi langsung hingga tindak lanjut peluang kerja sama.
Bagi brand, pendekatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat karakter kreator dan melihat potensi kolaborasi secara langsung. Sementara bagi kreator, kegiatan ini membuka akses untuk memahami produk dan brand sekaligus menunjukkan kemampuan kreatif mereka kepada calon mitra bisnis.
Beauty & Fashion Brand Matchmaking juga menunjukkan pentingnya interaksi luring dalam membangun ekosistem ekonomi kreator. Pengalaman mencoba produk secara langsung, komunikasi yang lebih responsif, serta pertemuan tatap muka dapat membantu menciptakan kolaborasi yang lebih autentik.
Ke depan, Otto Media berkomitmen memperkuat ekosistem kolaborasi antara brand, platform digital, dan kreator melalui berbagai program, seperti brand day, matchmaking, kemitraan live streaming, serta pelatihan kreator.
Berbagai inisiatif tersebut diarahkan untuk membangun jaringan kerja sama yang lebih profesional dan berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan industri beauty, fashion, dan lifestyle di Indonesia di tengah perkembangan ekonomi kreator digital.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: